EKONOMI

Selasa, 09 Mei 2017 | 02:29 WIB

Cadev April 2017 Naik US$1,4 Miliar

Cadev April 2017 Naik US$1,4 Miliar
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara (Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat, jumlah cadangan devisa (cadev) sepanjang April 2017 mencapai US$123,2 miliar. Atau naik US$1,4 miliar ketimbang bulan sebelumnya.

Berdasarkan rilis yang diterima media, Jakarta, Senin (8/5/2017), jumlah cadev lebih tinggi dibandingkan akhir Maret 2017 sebesar US$121,8 miliar.



Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara bilang, kenaikan cadev dipengaruhi oleh penerimaan devisa. "Penerimaan devisa antara lain berasal dari penerimaan pajak dan devisa ekspor migas bagian pemerintah serta hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas," kata Tirta.


Tirta mengungkapkan, penerimaan devisa tersebut melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo.

BI menimbang posisi cadangan devisa per akhir April 2017 tersebut cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Posisi tersebut berada di atas standar kecukupan internasional yang sekitar tiga bulan impor. BI menilai, cadev April 2017 mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. [tar]
#bi #cadev #utang #bi #kurs
BERITA TERKAIT
SBY Wariskan Jokowi Utang Luar Negeri Rp2.700 T
Duit Anyar RI Ditolak di Luar Negeri, Bos BI Galau
Utang Sudah Rp3.466T, Sri Mulyani Sebut Masih Aman
Soal Utang Luar Negeri, Luhut Bela Jokowi (Lagi)
Sejak Belanda Dijajah Utang, Sekarang Makin Parah
Rasio Utang 28%, Noorsy : Sri Mulyani Salah Hitung
Tahun Ini, Bos BI Klaim Penguatan Rupiah 0,52%

ke atas