GAYA HIDUP

Jumat, 12 Mei 2017 | 08:30 WIB

Motif Pucuk Rebung Jadi Ciri Khas Ambah Batik

Mia Umi Kartikawati
Motif Pucuk Rebung Jadi Ciri Khas Ambah Batik
Founder sekaligus CEO Ambah Batik, Dina Rimandra Handayani menunjukkan salahsatu koleksi batiknya (Foto: inilahcom/Mia Umi Kartikawati)


INILAHCOM, Jakarta - Batik semakin mendapat tempat di hati para pecinta fesyen Indonesia. Karena itu, Ambah Batik tidak segan - segan mengambil motif Pucuk Rebung menjadi sebuah ciri khas dari hasil karya yang dilahirkan.

Menurut founder sekaligus CEO Ambah Batik, Dina Rimandra Handayani, jika dilihat dari gambar pucuk rebung yang merupakan segitiga, menampilkan elemen yang sangat bagus. Menurutnya, karya seni batik yang menyerupai gambar segitiga itu sangat kuat dan terikat satu sama lain. Karena itu, elemen ini sangat bermakna.



"Pucuk rebung ini adalah motif yang sudah tersebar di Indonesia. Ini benar - benar karya dari budaya yang sudah sangat lama. Dalam saya ingin kembali melestarikannya," kata Dina saat ditemui di acara Peragaan Busana Ambah Batik: Merawat Tradisi, Membagi Hati di Plataran Menteng, Jakarta, Kamis (11/05/2017).

Ambah Batik menampilkan beberapa koleksi terbaru yang mengangkat tema ready to wear dan exclusive collection. Pada peragaan busana kali ini, Ambah Batik tidak sendiri untuk menampilkan koleksinya. Lini fesyen tersebut didukung oleh beberapa merk fesyen ternama lainnya yaitu, Luna Habit dan Naneina Fashion.


Pada fashion show kali ini Dina menampilkan beberapa koleksi busana dengan warna - warna yang bold atau tegas. Ini memang menjadi sebuah ciri khas yang benar - benar diangkap oleh Ambah Batik.

"Warna yang ditampilkan adalah bold. Seperti hitam, merah, dan biru. Hitam melambangkan netral dan kuat. Kemudian, biru karena banyak orang suka warna biru. Selanjutnya merah, memang ini adalah bagian dari warna - warna yang sangat kuat," tambahnya.

Agar koleksi batik semakin digemari oleh usia muda. Dina menampilkan beberapa koleksi busana yang benar - benar mencerminkan kekinian. Busana ini tidak hanya dapat digunakan untuk acara formal, namun juga non formal.

"Kami memiliki banyak gaya busana. Mulai dari jumpsuit, kombinasi layer, dan beragam macamnya. Ini bisa digunakan kerja pada pagi hari kemudian bisa digunakan juga untuk acara di malam hari," ungkap Dina. (tka)
#Pucuk #Rebung #Ambah #Batik
BERITA TERKAIT
Ngidam Makanan Korea? Kunjungi K-Food Festival
Penuhi Gaya Hidup, Koleksi Taobao Hadir di Lazada
Hati-hati Sering Mengkonsumsi Ikan Asin
Tips Menangani Diare pada Anak di Rumah
Regulator Obat dan Makanan di Turki Dukung BPOM RI
Temuan Obat Ilegal Capai Puluhan Juta Butir
Obat PCC Ilegal, Tak Boleh Dikonsumsi Siapapun

ke atas