OLAHRAGA

Sabtu, 13 Mei 2017 | 20:40 WIB

Indonesia Diharapkan Ulang Sukses di ISG 2017

Arif Budiwinarto
Indonesia Diharapkan Ulang Sukses di ISG 2017
(Foto: kemenpora)


INILAHCOM, Baku - Islamic Solidarity Games (ISG) keempat tahun 2017 resmi dibuka oleh Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, Sabtu (13/5/2017) dini hari WIB, di Stadion Olimpiade, Baku, Azerbaijan. Sebanyak 58 negara dengan mayoritas penduduk muslim berpartisipasi dalam gelaran tersebut.

Dalam sambutannya Prince Abdullah bin Mossad bin Abdulazis mengatakan ajang ISG ini merupakan momentum tepat menyatukan negara-negara berpenduduk muslim lewat media olahraga. Selain itu, ISG juga mengusung misi mengeliminasi stigma negatif yang melekat pada negara-negara Islam.

"Bahwa ISG tahun 2017 hadir mempersatukan solidaritas negara-negara yang masyarakatnya beragama Islam untuk menjaga harmonisasi kehidupan, menjauhkan dari radikalisme, meminimalisasi stigma Islamphobia, menjunjung toleransi, kederdamawanan dan perdamaian serta saling pengertian dengan masyarakat yang lain dalam suatu ikatan solidaritas bersama," kata Prince Abdullah selaku Presiden of Islamic Solidarity Sport Federation.

"Islam merupakan agama rahmatan lil'alamin yang artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta," ia melanjutkan.

Dalam ISG 2017 ini, Kontingen Indonesia dipimpin langsung oleh Alex Noerdin selaku Chief de Mission (CdM) yang juga pernah memimpin kepanitiaan penyelenggaran ISG 2013 di Palembang, Sumatera Selatan.


Indonesia akan mengikuti sebanyak 13 cabang olahraga dari total sebanyak 20 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Kontingen Indonesia diharapkan bisa mengulanga capaian empat tahun lalu.

Setelah tampil sebagai juara umum pada ISG 2013, Kontingen Indonesia tentu saja diharapkan bisa mempertahankan gelar pesta olahraga ini," kata Alex Noerdin yang juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan.

Karena keterbatasan persiapan dan lain sebagainya, Indonesia hanya mengirimkan kontingen sebanyak 105 atlet (60 putra dan 45 putri) dibandingkan pada ISG tahun 2013 yang telah mengirimkan 345 orang atlet, yang terdiri atas 146 atlet putra dan 87 atlet putri untuk ambil bagian di 13 cabang olahraga yang dipertandingkan dan cukup berharap masuk 5 besar, yaitu: selam, renang, atletik, para atletik, senam (ritmik dan artistik), judo, karate, menembak, taekwondo, angkat besi, wushu, polo air, dan basket 3 on 3.

Sedangkan negara-negara peserta ISG 2017 lainnya antara lain Afghanistan, Albania, Aljazair, Bahrain, Bangladesh, Benin, Brunei Darussalam, Burkina Faso, Cameroon, Chad, Comoros, Pantai Gading, Djibouti, Mesir, Gabon, Gambia, Guinea, Guinea Bissau, Guyana, Iran, Irak, Jordania, Kazakstan, Kyrgistan, Lebanon, Malaysia, Maladewa, Mali, Mauritania, Maroko, Mozambik, Niger, Nigeria, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Arab Saudi, Senegal, Sierra Leone, Somalia, Suriname, Syria, Tajikistan, Togo, Tunisia, Turki, Turkmenistan, Uganda, Uni Emirat Arab, Uzbekistan, Yemen, dan Azerbaijan. Diluar itu masih ada beberapa yang jumlah penduduk Muslimnya cukup banyak seperti Rusia dan Tiongkok tetapi tidak turut serta.

Sumber: Kemenpora
#islamic solidarity games #isg2017
BERITA TERKAIT
(Denmark Open Super Series Premier 2017) Ini Penyebab Greysia/Apriani Tersingkir di Babak I
(Denmark Open Super Series Premier 2017) Kevin/Marcus Susah Payah Kalahkan Wakil Jepang
(Denmark Open Super Series Premier 2017) Anthony Ginting Tersingkir di Babak Pertama
(Denmark Terbuka Super Series Premier 2017) Ahsan/Rian Juga Tersingkir di Babak Pertama
(Denmark Terbuka Super Series Premier 2017) Jonatan Christie Unggul dari Segi Fisik
(Denmark Terbuka Super Series Premier 2017) Anggia/Ketut dan Berry/Hardianto Tersingkir
(Denmark Terbuka Super Series Premier 2017) Jonatan Christie Lewati Rintangan Pertama

ke atas