DUNIA

Rabu, 17 Mei 2017 | 10:15 WIB

Bocah Korban Perkosaan Diizinkan Aborsi

Bocah Korban Perkosaan Diizinkan Aborsi
(Foto: Ilustrasi)
INILAHCOM, New Delhi - Rapat panel dokter menyetujui permintaan untuk menggugurkan kandungan seorang anak 10 tahun korban pemerkosaan di Negara Bagian Haryana, India utara.

Keputusan panel dokter ini penting sebab undang-undang di India melarang aborsi setelah kehamilan 20 minggu kecuali dokter dapat mengukuhkan bahwa nyawa sang perempuan dalam kondisi berbahaya.


Dalam kasus ini, usia kehamilan anak yang mengandung setelah diduga diperkosa oleh ayah tirinya, diperkirakan antara 19-21 minggu.

Keputusan untuk mengizinkan anak menggugurkan kandungan diambil setelah pengadilan setempat menyatakan bersedia menerima rekomendasi panel dokter dari Institut Pascasarjana Ilmu Kedokteran di Kota Rohtak, Haryana.
#perkosaan #aborsi #india
BERITA TERKAIT
(Laporan Human Rights Watch) Tentara Myanmar Perkosa Massal Perempuan Rohingya
India Rilis Aplikasi Anti-Selfie di Lokasi Bahaya
Jumlah Mahasiswa India di AS Naik Dua Kali Lipat
PBB: Tentara Myanmar Perkosa Wanita Rohingya
Perahu Terbalik di India, 16 Tewas
Pedagang Sapi Muslim India Dibunuh dengan Keji
Mnangagwa Resmi Jadi Presiden Baru Zimbabwe

ke atas