DUNIA

Kamis, 18 Mei 2017 | 14:35 WIB

ISIS Klaim Serangan Stasiun TV Afghanistan

binar mp
ISIS Klaim Serangan Stasiun TV Afghanistan
(Foto: breitbart)
INILAHCOM, Jalalabad - Kelompok Militan ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan bunuh diri terhadap sebuah stasiun televisi Afghanistan pada Rabu yang menewaskan sedikitnya enam korban dan para pelaku serta melukai 24 lainnya.

Serangan yang terjadi di bagian timur kota Jalalabad itu merupakan peristiwa terbaru dalam serangkaian serangan terhadap jurnalis dan media Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir.

Serangan itu muncul lebih dari satu minggu setelah pernyataan bahwa pemimpin IS di Afghanistan tewas terbunuh oleh serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat.


ISIS, alias Daesh seperti umumnya dikenal di Afghanistan, telah mendirikan benteng di Provinsi Nangarhar dekat perbatasan dengan Pakistan, dengan Jalalabad sebagai ibu kota, di mana mereka tengah melakukan perlawanan terhadap Taliban dan pasukan pemerintah Afghanistan.

Penyerangan terhadap stasiun siaran negara RTA dilakukan oleh empat pelaku, yang salah satunya telah meledakkan bom bunuh diri di pintu masuk kawasan, kata gubernur provinsi Gulab Mangal.

Saat serangan itu meluas, tembakan senjata berat dapat didengar di sekitar gedung RTA, yang dekat dengan kawasan kantor gubernur.

"ISIS saat ini melakukan serangan di dalam gedung penyiaran negara di kota Jalalabad," kata kantor berita AMAQ dalam pernyataan pada layanan pesan cepat Telegram. Tiga lainnya tewas saat baku tembak dengan pasukan keamanan.
#isis #afghanistan
BERITA TERKAIT
AS-Rusia akan Setujui Langkah Akhiri Krisis Suriah
Kuburan Massal Korban ISIS Kembali Ditemukan
Dua Warga Singapura Terlibat ISIS Ditangkap
Suriah Bebaskan Benteng Pertahanan Terakhir ISIS
Mnangagwa Resmi Jadi Presiden Baru Zimbabwe
Tidak Ada WNI Jadi Korban Serangan Masjid di Mesir
Masjid Mesir Diserang Saat Shalat Jumat, 235 Tewas

ke atas