EKONOMI

Kamis, 18 Mei 2017 | 17:09 WIB

Ketika Puan Maharani Blusukan ke Lantai Bursa

m fadil djailani
Ketika Puan Maharani Blusukan ke Lantai Bursa
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani hari ini hadir dalam seremonial pembukaan perdagangan sekaligus Strategi Perlindungan Konsumen Keuangan (SPKK) periode 2013-2027 yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Ada pemandangan tak biasa di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/5/2017). Suasananya lebih semarak ketimbang biasanya. Ternyata, ada tamu istimewa di lantai bursa.

Ya, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani berkesempatan untuk membuka perdagangan bursa. Puteri dari mantan Presiden Megawati Soekarnoputri ini, terlihat sangat cantik, Berbusana putih cerah dipadu celana panjang hitam, Puan, menambah anggun penampilannya. Tepat pukul 09.00 WIB, Puan membuka perdagangan bursa.

Saat memberikan sambutan, Puan mengaku tak pernah bermimpi bisa hadir di BEI untuk membuka perdagangan. Saat mendapat undangan, Puan sempat heran. Kenapa dirinya yang terpilih bukan menteri bisang perekonomian.
"Padahal kami tidak pernah datang ke tempat semewah ini, kami biasanya ke daerah-daerah membantu masyarakat dengan bantuan non tunai," kata Puan.


"Biasanya kan yang diajak itu Pak Menko Ekonomi, dan pelaku dari masyarakat dan industri keuangan agar terbuka pikirannya bahwa ada bursa efek, supaya ini bisa masuk ke arah yang lebih maju," lanjut Puan.

Selain didapuk untuk membuka perdagangan di BEI, Puan juga meresmikan peluncuran Strategi Perlindungan Konsumen Keuangan (SPKK) Tahun 2013-2027, sebagai langkah evaluasi program Perlindungan Konsumen OJK 5 tahun berjalan dan upaya menjawab tantangan di 10 tahun mendatang.

"Dan memang diperlukan infrastruktur, ada empat pilar, dan yang paling baik, bahwa masyarakat, dan bagaimana industri keuangan ke depannya, mendapatkan sertifikat global Asia Pacific G20 soal keuangan inklusif," kata Puan. [ipe]
BERITA TERKAIT
Federasi Saint Christopher-Nevis Minati Batik Solo
Ikuti KLHS, Semen Rembang tak Jadi Menambang
Bulan Depan, Ojek dan Taksi Online Wajib Berstiker
Kemenhub Perketat Keamanan Navigasi Saat Lebaran
Perundingan IA-CEPA, RI dan Aussie Sepakati Ini
Target Ekonomi Besar, Tim Jokowi Kurang Trengginas
Puasa Kedua, Daging di Palembang Bertahan Mahal

ke atas