EKONOMI

Jumat, 19 Mei 2017 | 02:29 WIB

KESDM Ingin Investasi Deep Water Menggeliat

KESDM Ingin Investasi Deep Water Menggeliat
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) IGN Wiratmaja Puja (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji aturan berbentuk Keppres guna memaksimalkan investasi kilang di perairan dalam. Atau dikenal dengan sebutan deep water.

"Bagaimana bisa membuat investasi di ultra deep water lebih menarik? saat ini memang kasus yang kami alami untuk mengeluarkan Kepres yang mengatur pemaksimalan investasi deep water," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) IGN Wiratmaja Puja di acara Asosiasi Migas Indonesia (IPA), Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Wiratmaja menjelaskan, untuk menarik investor, pemerintah memang belum memiliki infrastruktur yang cukup baik. Jadi, jangan heran kalau nilai investasi sektor ini, kembang-kempis dalam beberapa tahun terakhir.


Selain itu, kata Wiratmadja, karakteristik wilayah Indonesia memiliki potensi yang berbeda-beda. Sehingga, jika dalam skema gross split akan mendapat perhitungan split yang berbeda pula. "Kami sangat memahami karakteristik wilayah, sehingga ada split alternatif untuk perairan dalam dan ada kalkulasinya," kata wiratmaja.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi menjelaskan, aturan gross split memang untuk efisiensi investasi. "Dijalankan dulu gross split, nanti dilihat dua tiga tahun kedepan, kalau memang banyak yang tidak diuntungkan, ya bisa diamandemen lah," kata Amien.

Amien bilang, gross split serta alternatif split-nya dibuat tidak asal-asalan, ada kajian dan diskusi dalam penentuannya, sehingga bertujuan untuk sama-sama diuntungkan.

"Dari 85 blok, 84 diantaranya adalah masih PSC cost recovery dan satunya, gross split, kalau kita kalkulasi di tahun 2025 atau 8 tahun lagi akan ada sebanyak 81 gross split yang perpanjang dan 51 bakal gross split baru," tutur Amien. [tar]
#menterijonan #kesdm #investasi #migas
BERITA TERKAIT
Pesawat Turboprop Habibie Diincar Investor Asing
Bidik Investasi Rp20T, Jateng Tawarkan 121 Proyek
Bangun Pabrik Baterai Molis, Luhut Tempel Korsel
Gubernur NTT Berburu Investasi Hingga ke China
Tender Migas Terganjal Aturan Pajak Gros Split
Jonan Masuk Radar Reshuffle Digantikan Archandra?
Hanya Investor Singapura & Cina Seriusi Danau Toba

ke atas