EKONOMI

Kamis, 18 Mei 2017 | 20:40 WIB
(Trump kacau Urus Politik)

Kekayaan Miliader Dolar Tergerus US$ 35 Miliar

Bachtiar Abdullah
Kekayaan Miliader Dolar Tergerus US$ 35 Miliar
Bill Gates salah Satu Orang Terkaya Dunia The Straits Times
INILAHCOM, Washington --- kalangan orang terkaya dunia menderita kerugian total US$ 35 miliar pada Rabu kemarin (17/5/2017) ketika pasar modal dunia terguncang oleh kekacauan politik di Washington, menurut indeks miliader Bloomberg.

Orang terkaya di dunia Bill Gates yang kekayaannya mencapai US$ 6,8 miliar merugi US$ 1 milar karena saham Microsoft anjlok 2,8 persen, menukik paling parah dalam setahun, tulis The Straits Times, Kamis (18/5/2017) mengutip Bloomberg.

Pendiri Amazon.com Jeff Bezos yang memiliki kekayaan US$ 4 miliar merugi US$ 1,7 miliar karena sahamn retailer online ini turun 2,2 persen.


Indeks saham global anjlok karena gejolak politik yang menyelimuti Gedung Putih, yang mengungkap hubungan Presiden Donald Trump dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov dan pemecatan Direktur FBI James Comey yang kini tengah diselidiki dengan seksama. .

Pasar modal AS turun tajam sejak September, terutama dipicu oleh turunnnya Indeks Saham Gabungan di Nasdaq sebesar 2,6 persen. Indeks saham gabungan semua negara di dunia MCSI jatuh 11,2 persen, terpuruk karena saham bank yang paling buruk kinerjanya.

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg terpukul keras oleh penurunan saham Facebook sebesar 3,3 persen dari kekayaannya yang bernilai US$ 62, 3 miliar.Donald trump kekayaan bersihnya sekitar US$ 3 miliar tidak masuk pantauan indeks Bloomberg yang hanya memantau secara harian miliader dengan kekayaan bersih berkisar US$ 4,9 triliun ke atas.

#donald trump #politik #washington #bill gates #jeff b
BERITA TERKAIT
Tahun Depan, Airlangga Masih Mengandalkan Mamin
Pengisi Kursi Panas Dirjen Pajak, Ini Kata Pakar
Menhub Budi 'Paksa' KAI Masuk Proyek LRT Jabodebek
OJK: Kredit Bank Nganggur Rp1.400T, Bisnis Lesu
5 Tahun Jokowi Terbangun Jalan Tol 1.852 KM
30 BPR di Jabar Dilikuidasi, Bos LPS Temui Aher
Bos Elektronik Ini Banting Setir ke Bisnis Roti

ke atas