MOZAIK

Sabtu, 20 Mei 2017 | 07:00 WIB
(Pertanyaan Terakhir Nabi Yakub)

Apa yang Akan Kalian Sembah Sepeninggalku?

Apa yang Akan Kalian Sembah Sepeninggalku?
(Foto: ilustrasi)
APA yang akan kalian sembah setelah sepeninggalanku ? Jadi, 12 anak Nabi Yaqub jelas mengenal Nabi Ismail (dari ayat ini), karena jawabannya ketika ditanya Nabi Yaqub sebelum wafatnya.

Apa yang akan kalian sembah setelah sepeninggalanku ?Mereka menjawab :Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail (mereka mengenal Ismail. Apakah Nabi Ismail saat itu tinggal di Palestina? Tidak. Nabi Ismail tinggal di Mekkah, mereka mengenal keturunan satu kakek dan tahu), dan Ishaq, Tuhan yang Maha Esa yang kami hanya tunduk dan patuh kepadaNya (muslimun).

Agama anak-anak Nabi Yaqub (bani Israil) adalah Islam. Nabi Yaqub memiliki empat orang istri dan dari keempat istrinya ini Yaqub Alaihissalam memperoleh 12 orang anak laki-laki, yakni :

Dari istrinya Leah, ia dikaruniai Ruben, Syamun, Lewi, Yahuda, Yasakir, dan Zabulon.

Dari istrinya Rahel, ia dikaruniai Yusuf dan Bunyamin.

Dari istrinya Balhah, ia dikaruniai Daan dan Naftali.

Dari istrinya Zulfa, ia dikarunian Jaad dan Asyir.

Putra-putra Yaqub inilah yang merupakan cikal bakal bani Israil.

[3] Pernyataan Nabi Yusuf ketika Nabi Yusuf berdoa kepada Allah, ketika diminta diwafatkan dalam keadaan sebagaimana wasiat ayahnya.

Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian tabir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam (musliman) dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh. (QS. Yusuf : 101)

Nabi Yusuf adalah satu dari 12 anak yang menjadi pokok bani Israil itu, dari 12 anak lahir 12 suku dari 12 suku menjadi ribuan bahkan jutaan.

Setiap mereka dari kekuatannya yang menguatkan sekarang (yang sekarang disebut yahudi dan merupakan generasi terakhir) ;

Sistem yang menghubungkan darah mereka adalah laki-laki,

Bahwa mereka selalu menyebut nasab mereka dan mewariskan nasab itu secara tertulis,

Didoktrinkan kepada mereka bahwa mereka adalah jenis manusia yang berbeda sehingga sikap mereka itu sombong.

Pernyataan Nabi Musa kepada kaumnya.

Berkata Musa: Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, maka bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang yang berserah diri (muslimin) . (QS. Yunus : 84)

Doa Nabi Musa redaksinya mirip Doa Nabi Yusuf,Dan kamu tidak menyalahkan kami, melainkan karena kami telah beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami. (Mereka berdoa): Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri kepada-Mu (Muslimin) . (QS. Al-Araf : 126)

Diantara keturunan bani Israil itu, generasi berikutnya yang akan memimpin Palestina hingga sampai puncak kejayaannya bani Israil yakni pada zaman Nabi Sulaiman.

Sekarang kita Ingin tahu, apa agama Nabi Sulaiman dan apa yang disampaikan Nabi Sulaiman ? kalau kita merujuk ayat kita akan yakin bahwa agama Nabi Sulaiman adalah Islam, di ayat mana kata kunci islam muncul yakni di surat An-Naml ayat 44 tentang pernyataan pernyataan Ratu Bilqis saat ia menyerah dan tunduk.

[5] Pernyataan Ratu Bilqis saat ia menyerah dan tunduk,

Dikatakan kepadanya: Masuklah ke dalam istana. Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman: Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca. Berkatalah Balqis: Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri (aslamtu betnuk kata kerja) bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam. (QS. An-Naml : 44)


Pernyataan Ratu Bilqis untuk menjelaskan bahwa agama Nabi Sulaiman dan kaumnya adalah Islam. Dan Ratu Bilqis melihat apa yang telah gamblang dihadapannya ketika itu memasuki Istana Nabi Sulaiman dan melihat kebesarannya dan itu tidak membuat Nabi Sulaiman berbangga terhadap apa yang dimilikinya secara materi.

Tetapi sebagaimana didalam surat yang dikirimnya pertama kali (kepada Ratu Bilqis) ;

Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (QS. An-Naml : 30)

Secara keseluruhan agama bani Israil dulu adalah Islam.

Mengapa nama agama sekarang ini (bagi keturunan terakhir bani Israil) nisbahnya tidak kepada Israil tetapi kepada Yahudi. Tetapi kalau untuk menguatkan kesukuan-etnis mereka, mereka mengambil nama nenek moyangnya Israil. Mereka tidak mau disebut yahudi karena sulit bersatu.

Kalau ditanya agama Nabi-Nabi bani Israil, pada bani Israil banyak nama Nabi-Nabi yang tidak disebut , tetapi dalam riwayat Israiliyat disebut Daniel, Samuel dan Nama-nama yang lain. Dan ada juga Uzair (dalam al-Quran disebut).

Secara umum agama bani Israil adalah Islam (terdapat kata kunci islam dalam ayat tersebut yakni kata aslamuu) yakni di surat al-Maidah : 44

Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang berserah diri kepada Allah (aslamuu) , oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. (QS. Al-Maidah : 44)

[6] Penolong Nabi Isa adalah Kaum Hawariy, agama orang hawariyy adalah Islam.

Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka (Bani lsrail) berkatalah dia: Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah? Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri (muslimuun). (QS. Ali-Imran : 52)

Dan (ingatlah), ketika Aku (Allah) ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia (Hawariyy): Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada rasul-Ku. Mereka menjawab: Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh kepada seruanmu (muslimuun). (QS. Al-Maidah : 111)

Yang menyimpang itu tidak dinisbahkan kepada Nabi Isa tetapi dinisbahkan kepada kampungnya Nazareth menjadi Nashara karena disitu titik tolak penyimpangannya. Sehingga tidak seperti yang disampaikan Nabi Isa. Orang-orang sepeninggal Isa-lah yang merubah agama (din) yang telah diajarkan Nabi Isa.

[7] Agama Islam, agama yang diturunkan kepada Rasulullah.

Katakanlah: Apakah akan aku jadikan pelindung selain dari Allah yang menjadikan langit dan bumi, padahal Dia memberi makan dan tidak memberi makan? Katakanlah: Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama kali menyerah diri kepada Allah (aslama), dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang musyrik. (QS. Al-Anam : 14)

Katakanlah: sesungguhnya salatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.

Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri kepada Allah (muslimiin).(QS. Al-Anam : 162 163)

Rasulullah diutus untuk seluruh umat manusia seluruhnya.

Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui. (QS. Saba : 28)

Rasulullah diutus sebagai rahmat seluruh alam (menunjukkan syumuliyah).

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS. Al-Anbiyaa : 107)

Ditegaskan Allah bahwa setelah rasulullah, bahwa tidak ada Nabi dan rasul lagi dan bagi yang mencari agama selain Islam maka tertolak.Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. (QS. Ali-Imran : 19)

Pengikut Nabi-Nabi sebelumnya rasulullah yang mendapati zaman Rasulullah harus merujuk kepada Rasulullah, karena rasulullah penutup para Nabi dan para Rasul.Demi Dzat yang diriku dalam genggamannya, Tidak seorangpun dari umat ini baik yahudi ataupun nasrani yang mendengar berita tentang kerasulanku ini kemudian dia tidak berikan kepada yang aku bawa kecuali dia menjadi penghuni neraka. (HR. Muslim)

Rasulullah telah menuntaskan risalah ini. Risalah ini kitalah umatnya yang mewarisinya. Tugas kitalah yang melanjutkan risalah ini sebagai pedoman hidup dan sistem hidup dan juga dalam menyampaikannya. Wallahu alam bishshawab. [Ustaz Arif Rif'an/Fimadani]
#nabiyakub #yakub
BERITA TERKAIT
Tips Utama Menjadi Pribadi Berhati Bahagia
Perumahan Tanpa Kegaduhan
(Syair) Maafkan Kami Rohingya
Menyembunyikan Sedekah Lebih Baik Untukmu
Jauhi Kesombongan dan Akui Kesalahan Diri
Mampu Menikah, Tapi Tak Juga Naik Pelaminan
Seorang Mukmin Bukan Pengakuan tapi Pembuktian

ke atas