NASIONAL

Jumat, 19 Mei 2017 | 13:02 WIB

Korupsi Alquran, KPK Periksa Eks Pejabat Kemenkeu

Indra Hendriana
Korupsi Alquran, KPK Periksa Eks Pejabat Kemenkeu
(Foto: Ilustrasi)


INILAHCOM, Jakarta - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan periode 2006-2011, Herry Purnomo dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Herry akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus proyek pengadaan Alquran dan laboratorium Madrasah Tsanawiah di Kementerian Agama tahun 2011-2012.



"Dia akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka FEF (Fahd El Fouz alias Fadh A Rafiq)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Selain itu, penyidik juga memeriksa saksi dari unsur PNS Kementerian Agama pada Kepala Biro Perencanaan Sekretariat, Jenderal Syamsuddin. "Dia juga saksi pada kasus yang sama," ujar Febri.


Kuat dugaan keduanya mengetahui, melihat atau mendengar peristiwa pidana korupsi tersebut. Sebab seorang saksi dimintai keterangan karena dinilai mengetahui, melihat atau mendengar peristiwa pidana itu.

Adapun Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd El Fouz alias Fadh A. Rafiq resmi dijadikan sebagai tersangka lantaran diduga melakukan korupsi pada dua proyek Kemenag. Dua proyek di Kemenag tersebut yakni, proyek pengadaan Alquran dan proyek pengadaan alat laboratorium Madrasah Tsanawiyah tahun anggaran 2011-2012.

Fahd diduga menerima uang hingga Rp3,4 miliar dari total keseluruhan dua proyek tersebut sebesar Rp14,8 miliar. Fahd sendiri merupakan tersangka ketiga dalam kasus korupsi ini setelah mantan anggota Komisi VIII DPR, Zulkarnaen Jabar dan putranya, Dendy Prasetya dijebloskan ke penjara terlebih dahulu.

Atas perbuatannya, FEF disangkakan melanggar Pasal 12 huruf b subsidair Pasal 5 ayat (2) Jo ayat (1) huruf b dan lebih subsidair Pasal 11 Undang-Undang Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dn Pasal 65 KUHP.[jat]
#kpk #korupsialquran
BERITA TERKAIT
Golkar: Kasus Novanto jadi Beban Buat Partai
KPK Buka Peluang Jerat Korporasi Proyek e-KTP
Irjen Kemendes PDTT Segera Disidang
Choel Mallarengeng Dieksekusi ke Sukamiskin
Agus Diminta Jawab 10 Pertanyaan Fahri Hamzah
Agung Bela Novanto Pimpin Paripurna RUU Pemilu
Dewan Pakar Berikan Bantuan Hukum ke Novanto

ke atas