DUNIA

Jumat, 19 Mei 2017 | 15:35 WIB

Lavrov Bantah Dapat Informasi Rahasia dari Trump

binar mp
Lavrov Bantah Dapat Informasi Rahasia dari Trump
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov (ist)


INILAHCOM, Siprus - Disebut mendapat informasi rahasia dari Presiden AS Donald Trump, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Kamis (18/5/2017) membantah laporan itu.

Pada sebuah laporan pers, Trump disebut memberikan informasi rahasia kepada dia ketika mereka bertemu di Gedung Putih baru-baru ini.



Selama kunjungan kerja ke Siprus, Lavrov mengatakan yang sesungguhnya dikatakan Trump kepada dia ialah bahwa anggota ISIS mampu memasukkan peledak yang tak bisa dilacak ke dalam laptop.

"Seingat saya, barangkali satu bulan atau dua bulan sebelumnya, Pemerintah Trump membuat larangan resmi orang membawa laptop di dalam pesawat dari tujuh negara Timur Tengah ... Jadi, jika anda berbicara mengenai itu, saya tak melihat rahasia di sini," kata Lavrov kepada wartawan selama taklimat di Nikosia bersama Menteri Luar Negeri Siprus Ioannis Kasoulides.


Komentar Lavrov mengenai masalah itu adalah yang pertama sejak pertemuannya dengan Trump dan setelah dugaan disampaikan oleh dua pejabat Amerika Serikat pada 15 Mei bahwa Presiden AS telah membocorkan informasi rahasia kepada Lavrov mengenai operasi yang direncanakan oleh ISIS.

Lavrov tiba di Nikosia pada Kamis untuk menghadiri pertemuan menteri luar negeri Dewan Eropa pada akhir kepresidenan Siprus pada Mei.

Dalam konferensi pers, Lavrov juga mengatakan Rusia ingin meningkatkan hubungan dengan Uni Eropa.

"Kondisi hubungan saat ini tak menguntungkan semua pihak," katanya sebagaimana dikutip kantor berita Xinhua.

Ia juga menyampaikan harapan bagi penilaian-kembali kondisi yang akan mengarah ke 'keterlibatan kembali yang saling menguntungkan'.
#donaldtrump #as #rusia
BERITA TERKAIT
Wikileaks Bocorkan Dokumen Rahasia Rusia
Bekas Direktur Kampanye Trump Pernah Disadap FBI
China dan Rusia Latihan Bersama di Laut Jepang
Presiden Putin Bela Posisi Korut Lawan AS
Konsep Jihad Resmi Masuk Kurikulum Turki
Jasa Penyewaan Boneka Seks di China Dihentikan
Hujan Lebat Lumpuhkan Penerbangan di Mumbai

ke atas