DUNIA

Jumat, 19 Mei 2017 | 14:44 WIB

Pesawat China Cegat Jet Tempur AS di LCS

binar mp
Pesawat China Cegat Jet Tempur AS di LCS
Pesawat tempur China jenis Sukhoi Su-30 (ist)


INILAHCOM, Washington - Dua pesawat tempur China jenis Sukhoi Su-30 telah mencegat secara 'tidak profesional' sebuah pesawat tempur AS, demikian keterangan militer AS.

BBC melaporkan, pesawat AS WC-135 sedang menjalankan misi untuk mendeteksi radiasi di wilayah udara internasional di atas Laut Cina Selatan.



Salah satu pesawat China tersebut mendekati pesawat AS itu dalam jarak sekitar 45 meter, menurut pejabat AS kepada CNN.

Sikap curiga AS terhadap aktivitas China di wilayah perairan internasional telah berulangkali menyebabkan kedua negara bersitegang.

"Persoalan ini sedang ditangani secara tepat melalui jalur diplomatik dan milite," kata Juru bicara angkatan udara AS Letnan Kolonel Lori Hodge.


Pencegatan itu dianggap tidak profesional "karena pilot China melakukan manuver dengan kecepatan penuh dan mereka mendekati pesawat kami," tambahnya, seraya menambahkan bahwa penyelidikan militer sedang dilakukan.

Pesawat AS tersebut sebelumnya digunakan untuk mendeteksi bukti kemungkinan uji coba nuklir oleh Korea Utara.

Pada Februari lalu, kapal induk AS menggelar apa yang disebut Washington sebagai 'operasi rutin' di Laut Cina Selatan, dengan dukungan armada kapal perang.

Pengiriman armada kapal itu tetap dilakukan AS walaupun diprotes Cina karena dianggap mengingkari kedaulatan Beijing atas wilayah tersebut.

Dan pada Mei tahun lalu, dua pesawat Cina melakukan pencegatan serupa terhadap pesawat militer AS di atas Laut Cina Selatan.

Ketika itu militer AS mengatakan bahwa pesawat pengintai itu melakukan patroli rutin di wilayah tersebut.
#china #konflik #lautciaselatan
BERITA TERKAIT
Jasa Penyewaan Boneka Seks di China Dihentikan
Beijing Stop Beasiswa ke Universitas California
China Nyatakan Dukung Myanmar Terkait Rohingya
Akibat Topan, 217 Ribu Orang Diungsikan di China
China dan Rusia Latihan Bersama di Laut Jepang
AS Kembali Kutuk Kekerasan Terhadap Rohingya
Donald Trump & Xi Jinping Bicarakan Korut

ke atas