EKONOMI

Sabtu, 20 Mei 2017 | 04:09 WIB

Inilah Target Ekonomi Sri Mulyani Tahun Depan

m fadil djailani
Inilah Target Ekonomi Sri Mulyani Tahun Depan
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (Foto: Inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Rancangan APBN 2018 dalam Rapat Paripurna DPR, Jumat (19/5/2017).

Sri Mulyani menyampaikan, meski perekonomian global masih diselimuti ketidakpastian, kinerja ekonomi Indonesia masih bisa terjaga dan tumbuh dengan baik.



Hanya tetapi, Mulyani bilang, tantangan ekonomi dan sosial menjadi tantangan serius bagi pemerintah. Yakni, mengurangi kemiskinan, kesenjangan antar kelompok pendapatan hingga antar-wilayah, serta sejumlah masalah sosial lainnya. Terkait isu kesetaraan gender dan lingkungan.


"APBN sebagai instrumen kebijakan ekonomi yang sangat penting harus terus dirancang dan diarahkan untuk membangun fondasi perekonomian yang kokoh, kuat, berdaya saing tinggi, mampu menciptakan kesempatan kerja serta mampu mengurangi kemiskinan dan kesenjangan," jelas Ani, sapaan akrabnya.

Tahun depan, lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, pertumbuhan ekonomi ditargetkan bisa 5,4%-6,1%. Sementara inflasi terjadi di rentang 3,5% plus-minus 1%, nilai tukar Rp13.500-Rp13.800 per US$, serta suku bunga SPN 3 bulan sebesar 4,8-5,6%.

Asumsi makro lainnya, harga minyak mentah Indonesia (ICP) berada di level US$45-60 per barel. Sedangkan lifting migas diharapkan bisa 1.965-2.050 ribu barel per hari (bph). [ipe]
#apbn #menkeusmi #inflasi #lifting
BERITA TERKAIT
Pemerintah Serap Rp17,5 Triliun dari Lelang SUN
APBN Seret, Bappenas Terus Manfaatkan PINA
Berburu Pajak, Sri Mulyani Terus Perbaiki Sistem
Kinerja Ekspor Bisa Topang PDB Tahun Ini
BI Yakin Daya Beli Masyarakat Mulai Pulih
TPID Bali Optimistis Risiko Inflasi Terkendali
Menkeu Kecewa Ada Anak Buahnya Masih Gemar Korupsi

ke atas