NASIONAL

Jumat, 19 Mei 2017 | 21:45 WIB

Idealnya Program Anies-Sandi Masuk RPJMD 2018

Idealnya Program Anies-Sandi Masuk RPJMD 2018
Peneliti senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro (Foto: Inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Peneliti senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan idealnya program yang ditawarkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018.

"Program visi dan misi pemimpin terpilih itu bisa dieksekusi bila rencana program dimasukkan ke RPJMD 2018, idealnya tahun ini perencanaan itu sudah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI untuk dieksekusi 2018," kata Zuhro, Jumat (19/5/2017).

Masalahnya, kata Zuhro, apakah hal itu memungkin untuk dilakukan karena pemerintahan lama yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat belum purna bhakti dan baru selesai Oktober 2017.

"Bila tidak mungkin, berarti pemerintahan baru DKI Jakarta tidak bisa langsung tancap gas," ujarnya.


Menurut dia, bila sinkronisasi tidak memungkinkan maka APBD DKI yang direncanakan sekarang harus subject to change yang dapat berubah sewaktu-waktu. Sebab, pemerintahan baru Anies-Sandi bisa mengusulkan perubahan agar programnya bisa didanai APBD.

"Karena sinkronisasi tak mungkin terjadi bila Plt Gubernur Djarot tidak menyetujui," jelas dia.

Sementara itu, Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan Anies-Sandi dapat memasukkan program pembangunan dalam RPJMD atas kesepakatan dengan Djarot Saiful.

"Silakan berunding antara Anies-Sandi dan Djarot," kata Margarito. [rok]
#AniesBaswedan
BERITA TERKAIT
KPK Akan Tanggung Biaya Rawat Inap SN di RSCM
Aliansi Advokat Bela Pengacara Novanto
Cak Imin: Islam Nusantara Contoh untuk Dunia
Tiba di KPK, Novanto Tampak Murung
Din Syamsuddin Yakin Novanto Ikuti Proses Hukum
Ini Alasan KPK Gandeng RSCM-IDI Periksa Kondisi SN
KPK Resmi Angkut Novanto ke Rutan dari RSCM

ke atas