EKONOMI

Sabtu, 20 Mei 2017 | 06:09 WIB

Menko Darmin Ajak Petani Berubah Pikiran

m fadil djailani
Menko Darmin Ajak Petani Berubah Pikiran
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution mendorong transformasi pola pikir petani dari subsisten atau swasembada, menjadi market oriented alias orientasi pasar. Agar kehidupannya bisa lebih sejahtera.

"Kita perlu mendorong perubahan agar petani tidak berpikir subsisten. Petani harus berorientasi pasar, hanya itu yang bisa membuat petani sejahtera," kata Darmin dalam pembukaan seminar di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Menurut Darmin, untuk melahirkan petani-petani yang berorientasi pasar, hal yang penting dilakukan adalah memberikan akses yang lebih luas kepada petani, salah satunya melalui pembangunan desa mandiri.

"Basis utama dari desa mandiri ini adalah membangun infrastruktur pasar yang dapat mendukung peningkatan nilai tambah hasil produksi sektor pertanian. Di samping itu, dibutuhkan pula pembangunan fasilitas yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan utama petani di desa," kata dia.


Selain itu, peningkatan keterampilan petani juga diperlukan sehingga petani mampu mendapat penghasilan tambahan. "Yang paling sederhana tumpang sari. Tetapi yang bagus adalah klaster dan aspek pendukungnya. Kita juga perlu mendorong adanya standar (hasil pertanian)," kata Darmin.

Mantan Gubernur Bank Indonesia itu juga mengatakan bahwa desa harus dipandang sebagai satuan sosio-ekonomi-kultural, sehingga pendekatan yang dilakukan untuk memandirikan desa tidak boleh terlepas ketiga aspek itu.

"Persoalan utama desa adalah berawal dari kegiatan yang kecil-kecil dan terfragmentasi. Itu dia salah satu titik lemah yang menajadi tantangan bagi kita untuk menjawabnya," ucap Darmin.

Ia mengatakan apabila usaha pertanian sudah mulai mengelompok atau klaster maka produktivitas pasti naik. Darmin terutama juga mendukung program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi mengenai satu desa satu komoditi unggulan. [ipe]
#menkodarmin #petani #lahan
BERITA TERKAIT
Ratusan Ha Sawah Gagal Panen Gegara Limbah Tambang
Menko Darmin Ungkap Penghalang Ekonomi Digital
Beban Utang dan Neoliberalisme di Kabinet Kerja
Konsumsi Melemah, Darmin Optimis PE 2017 Bisa 5,1%
KRPL Dorong Masyarakat Produksi Pangan Mandiri
Uji Coba, Tiket KA Bandara di Banderol Rp30 Ribu
Beras TTI Diminati Masyarakat dan Pedagang Kecil

ke atas