NASIONAL

Sabtu, 20 Mei 2017 | 03:04 WIB
(Aksi Ahokers)

Golkar Minta Ahokers Tak Berlebihan Sikapi Vonis

Ahmad Farhan Faris
Golkar Minta Ahokers Tak Berlebihan Sikapi Vonis
Wakil Sekjen Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily (Foto: istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekjen Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily meminta kepada para pendukung Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) atau biasa disebut Ahokers untuk tidak berlebihan menyikapi vonis dua tahun yang dijatuhkan majelis hakim kepada Ahok karena melakukan perbuatan penistaan agama.

"Saya kira kita jangan terlalu berlebihan menyikapi apa yang terjadi kasus Pak Ahok ini," kata Ace kepada INILAHCOM, Jumat (19/5/2017).

Anggota DPR Fraksi Golkar ini mengatakan Gubernur DKI non aktif itu juga sudah legowo atas hukuman yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, bahkan Ahok bersama tim kuasa hukum sudah mengambil upaya hukum.


"Toh Pak Ahok menyatakan beliau menerima terhadap putusan dan akan melakukan langkah-langkah hukum selanjutnya, kita hormati proses itu," ujarnya.

Pasca kekalahan di Pemilihan Gubernur DKI dan vonis 2 tahun penjara dalam kasus penistaan agama, di berbagai kota Indonesia para pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dikenal dengan Ahokers turun ke jalan dengan tuntutan bebaskan Ahok.

Tak hanya di Indonesia, fenomena tersebut juga terjadi di beberapa negara sehingga belakangan hal-hal tersebut dianggap aneh mulai tercium. Diantaranya, apa yang dilakukan oleh para Ahokers di depan Rutan Cipinang dan kemudian pindah ke depan Markas Korps (Mako) Brimob di Kelapa Dua, Depok.

Mereka melakukan unjuk rasa yang menabrak semua aturan dari pagi sampai tengah malam, parahnya itu semua dibiarkan oleh aparat kepolisian. Bahkan, seorang Ahokers melakukan orasi yang mengecam rezim Jokowi lebih buruk dari rezim SBY.[ris]
#DemoAhok #Ahok #Ahokers
BERITA TERKAIT
Belajar dari Ahok, Kasus Victor Harus Diperhatikan
Novanto Sengaja Manfaatkan Posisinya Sendiri
Solusi yang Bisa Diambil Golkar Soal Kasus Novanto
Kali Lajuk Meluap, Dusun Pokok Porong Terendam
Novanto Bak Dihisap Lumpur Hidup
Wasekjen Ungkap Perdebatan Pleno Bahas Novanto
Senior Tepis Munaslub untuk Rebut Posisi Novanto

ke atas