NASIONAL

Sabtu, 20 Mei 2017 | 10:31 WIB

Warga Bandung Antusias Hadiri Lautan Mengaji

Warga Bandung Antusias Hadiri Lautan Mengaji
(Foto: Ilustrasi)


INILAHCOM, Bandung - Ribuan warga Bandung menyambut baik diselenggarakannya acara Lautan Mengaji yang diselenggarakan Nusantara Mengaji pada hari ini, Sabtu (20/5/2017).

Acara tersebut diselenggarakan di Masjid Raya Bandung. Para jamaah yang hadir tampak memenuhi lokasi acara hingga ke luar area masjid.

Meski tiba di Bandung sekitar pukul 02.00 dini hari, jamaah yang datang dari berbagai wilayah itu tetap tampak semangat memasuki masjid dan langsung membangun baris shaf teratur. Rombongan tersebut pun terlihat tertib dipandu panitia yang langsung melaksanakan shalat tahajud dan khataman Alquran bersama.

Ketua Kornas Nusantara Mengaji, H Jazilul Fawaid mengapresiasi antusiasme masyarakat dan menyebut semangat masyarakat sebagai semangat filosofi sejarah Bandung lautan api.


"Filosofi sejarah ini adalah perlawanan masyarakat Indonesia terhadap sekutu atau penjajah. Dengan filosofi itu menggambarkan bahwa mengaji juga merupakan cara untuk melawan segala hal yang menyulitkan kita," ujar Jazilul.

Kordinator Wilayah Nusantata Mengaji Jawa Barat, Cucun A Syamsurijal pun mengajak masyarakat seluruh Jawa Barat untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan dengan membudayakan kataman Alquran.

"Saya meyakini bahwa mengaji akan memberikan ketenangan jiwa kita, jika jiwa kita tenang, maka masalah seberat apapun akan dapat diselesaikan dengan baik," imbuh Cucun.

Ia menambahkan, acara ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei. Untuk utu, rentetan acara khataman Alquran ini juga dirangkai dengan jalan sehat dan orasi kebangsaan yang disampaikan oleh Inisiator Nusantara Mengaji, A Muhaimin Iskandar. [rym]
#LautanMengaji #Bandung
BERITA TERKAIT
Serius Nyalon, Presenter Farhan 'Dekati' PDIP
Pajabat BPK yang Ditangkap Diduga Berinisial RS
KPK Tangkap Auditor BPK
Menko PMK: Asian Games XVIII Harus Sukses
Demokrat Dukung Penguatan KPK
Demokrat Nilai Densus Tipikor Tidak Tepat
Kandang Ayam Milik Giman jadi Tempat Pesta Seks

ke atas