NASIONAL

Rabu, 07 Juni 2017 | 16:25 WIB

Djarot Harap Kegaduhan Pilkada DKI Tak Menular

Ray Muhammad
Djarot Harap Kegaduhan Pilkada DKI Tak Menular
Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)


INILAHCOM, Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengharapkan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) mampu melihat kegaduhan yang terjadi saat Pilkada DKI 2017 sebagai pengalaman dan pembelajaran untuk memperkuat persatuan bangsa.

"Kemarin DKI itu kan, juga pengalaman kita dan kita bisa melihat apa yang terjadi di DKI. Ini sebagai pembelajaran bahwa kebangsaan kita, nasionalisme kita, itu perlu untuk diperkuat," kata Djarot di area Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2017).

Ia menambahkan, pelaksanaan ideologi Pancasila sangat dibutuhkan demi terciptanya toleransi yang baik di tengah masyarakat.


"Dengan demikian tercipta toleransi yang baik, demokrasi yang sehat. Demokrasi yang mendidik, memberikan hak dan kesempatan yang sama kepada seluruh warga negara Indonesia. Jadi itu jadikan pengalaman berharga bagi kita semua," imbuhnya.

Politikus PDIP ini pun mengharapkan pengalaman politik yang terjadi di Pilgub DKI tak kembali terulang di Pilkada Serentak 2018.

Perbuatan-perbuatan seperti politisasi tempat ibadah, menyebarkan ujaran-ujaran kebencian hingga provokasi yang menimbulkan amarah di tengah masyarakat tentunya diharapkan Djarot selesai hingga detik ini.

"Kita semua sebagai satu bangsa yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama adalah bersaudara. Mari kita hentikan pro dan kontra itu. Apa yang terjadi di Jakarta biarkan kami saja yang mengalami. Jangan kemudian dilakukan lagi di tempat-tempat lain. Oleh sebab itu, ini momentum untuk kembali menggelorakan saya Indonesia dan saya Pancasila," tandasnya. [ton]
#PilkadaDki2017 #Ahok #Djarot
BERITA TERKAIT
Kami Warga DKI yang Punya 'Mantan Terindah'
(Pelantikan Anies-Sandi) Sejuta Asa Ibu Kota di Tengah Keterbelahan Warga
(Program 100 Hari Kerja) HNW: Anies-Sandi Harus Kawal Reklamasi
Ahok Masih Favorit Jadi Cawapres Pendamping Jokowi
Keputusan Golkar Dukung Ali Mazi Sudah Final
'Keganasan' Gerbong Commuter Line Khusus Wanita
Dirugikan, Rhoma Irama Akan Gugat KPU ke PTUN

ke atas