RAMADHAN

Senin, 12 Juni 2017 | 11:11 WIB

Mendag Minta Bahan Pangan dikirim Sebelum Lebaran

Uji Sukma Medianti
Mendag Minta Bahan Pangan dikirim Sebelum Lebaran #Kurma
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Demi mengurangi kemacetan saat mudik lebaran, pemerintah berinisiatif untuk membatasi angkutan barang mulai H-7 hingga H+7 lebaran 2017.

Pembatasan operasional ini berdasarkan SK Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, meliputi truk barang yang digunakan mengangkut barang galian atau barang tambang, dan truk barang dengan jumlah yang diizinkan (JBI) lebih dari 14.000 kg dan truk barang dengan sumbu tiga atau lebih, serta mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandengan.



Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengatakan, pembatasan truk ini tidak akan mempengaruhi harga pangan menjelang dan saat lebaran tiba.

Dia meyebut pembatasan kendaraan truk itu tidak berlaku untuk bahan pokok. Hal ini sudah sesuai dengan persetujuan Kemenhub.


"Bahan pokok sudah ada pengecualian. Sudah dapatkan persetujuan dengan dua sumbu itu dapatkan pengecualian," kata Enggar, akhir pekan lalu.

Menurut dia, hal itu dilakukan situasional. Akan tetapi dirinya cukup mengapresiasi adanya pengecualian bagi kendaraan pengangkut bahan kebutuhan pokok.

Sejauh ini, Enggar mengaku ada beberapa pedagang yang mengeluhkan adanya pembatasan kendaraan ini. Namun, untuk produk yang tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama diminta untuk mengirimkan barangnya sejak jauh-jauh hari.

"Kecuali barang yang cepat layu, busuk itu memang waktunya sangat menentukan," terangnya.

Enggar menjamin, untuk bahan pokok seperti beras, gula dan terigu sudah dihimbau untuk dikirim dari jauh hari sehingga tidak ada kekurangan cerita kekurangan pasokan. [hid]
#thr #lebaran2017 #pasokanpangan
BERITA TERKAIT
Harga Daging Sapi Segar Jadi Rp140/Kg di Tebet
Pemerintah Sediakan BBM Kemasan Bagi Pemudik
Kontroversi Salat Hari Raya, Masjid atau Lapangan?
Ramadan, Ari Irham Ini Berbagi Kepada Sesama
Setiap Hari Ratusan Pemudik Batalkan Tiket KA
Stasiun Senen Berangkatkan 27.666 Pemudik
Arus Mudik 2017, Sudah Terjadi 598 Kecelakaan

ke atas