NASIONAL

Minggu, 18 Juni 2017 | 19:39 WIB

Romi: Pancasila Konsensus yang Harus Dikembangkan

Romi: Pancasila Konsensus yang Harus Dikembangkan
Ketua Umum PPP, Romahurmuziy atau Romi (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum PPP, Romahurmuziy atau Romi menilai Pancasila merupakan konsensus bersama bangsa Indonesia sehingga harus diyakini atau diimani oleh seluruh Warga Negara Indonesia.

"Iman adalah setuju tanpa penolakan dan kita adalah pewaris dari para pembuat konsensus," kata Romi di Jakarta, Minggu (18/6/2017).



Menurut dia, masyarakat Indonesia sebagai penerima waris Pancasila maka apa yang diwariskan harus dikembangkan. Dia menilai ahli waris yang baik adalah yang mampu mengembangkan apa-apa yang ditinggalkan oleh pemberi waris.

"Pemberi warisnya adalah para pendiri bangsa yang telah mengkonsensuskan Pancasila. Jangan kemudian kita sebagai penerima waris justru mengacak-acak, mengganggu, mendekonstruksi, mengurangi apalagi mengganti Pancasila," ujarnya.


Ia mengatakan apabila sampai mengganti Pancasila, maka bangsa ini bukanlah penerima waris yang baik karena sebagai konsensus para pendiri bangsa, Pancasila sudah sepantasnya dipertahankan.

Menurut dia, kalau tidak dipertahankan maka Indonesia akan bubar dan tidak mudah mencari kesamaan serta menyepakati suatu hal yang ada di kepala 255 juta rakyat Indonesia.

"Indonesia juga bisa bubar bila bangsa ini mulai mempertanyakan Pancasila yang telah disepakati itu. Pancasila sebagai 'living ideology' dikontekstualisasikan dan jangan sekedar dihapalkan namun juga harus dipelajari," katanya.

Selain itu, Romi mencontohkan apabila ada demokrasi yang dijalankan secara berlebihan maka berarti tidak berdasarkan dengan hikmah karena setiap orang hanya akan memaknai demokrasi dengan demonstrasi.

"Pancasila akan menjadi filosofi yang relevan dengan zaman apabila dijalankan dengan baik," tandasnya.[tar]
#pancasila
BERITA TERKAIT
Mensos Berlebaran Dengan Tokoh Kristen di Surabaya
Pemudik Pesawat Terbang Meningkat, Ini Kata Menhub
H+2, Kedatangan Pemudik Kereta Api Masih Tinggi
Jasa Marga Siap Antisipasi Kepadatan Arus Balik
Delapan Orang Terseret Ombak Pantai Karang Tawulan
Ketua LDNU Kutuk Penyerangan Mapolda Sumut
Bertemu Dewan Komisioner OJK, Sandi Bahas Jakarta

ke atas