NASIONAL

Senin, 19 Juni 2017 | 14:00 WIB

Pansus Angket KPK Resmikan Posko Pengaduan di DPR

Ahmad Farhan Faris
Pansus Angket KPK Resmikan Posko Pengaduan di DPR
(Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Pansus Hak Angket KPK meresmikan Posko Pengaduan di Gedung Nusantara III DPR Komplek Senayan, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017). Pasalnya, posko ini sebagai bentuk transparansi kerja pansus ke depan.

Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar mengatakan dalam rapat perdana pansus sudah berkoordinasi antara pimpinan dan anggota yakni ingin menjalankan mekanisme ini dengan cara akuntabel, transparan dan partisipatif.

"Sehingga tidak boleh ada yang ditutup-tutupi termasuk adanya pengaduan dari masyarakat. Mekanisme posko ini dalam rangka transparansi, akuntabilitas dan partisipatif pansus pada publik," kata Agun di Gedung DPR.


Anggota Komisi III DPR itu menjelaskan posko ini bukan untuk menyelesaikan kasus-kasus korupsi, karena hal tersebut adanya di pengaduan KPK. Posko ini sebagai dukungan dan pengaduan terkait tugas dan kewenangan pansus dalam penyelidikan pansus angket KPK.

"Terkait fungsi koordinasi supervisi penyelidikan, penyidikan dan penuntutan bagi siapa pun yang merasa ada tidak sesuai dengan aturan hukum atau ada yang sifatnya hak hukum dan HAM yang tidak didapatkan," ujar anggota Fraksi Partai Golkar ini.

Menurut dia, untuk mekanisme laporan sudah diatur bisa menggunakan online melalu alamat email pansus_kpk@dpr.go.id atau bisa ke Nusantara 3 lantai 1 atau melalui surat-menyurat.

"Ada proses mekanisme dilakukan di lantai 2 Nusantara 3 yang kaji mana yang korelasi dengan pansus. Masalah kerahasian, kami tidak akan mudah sebarluaskan. Posko sepanjang pansus jalan," jelas dia. [rok]
#PansusAngketKPK
BERITA TERKAIT
Nasir: Densus Tipikor Berlomba untuk Kebaikan
Pemuda Harus Sadar Sebagai Pemimpin Bangsa
ICW Curiga Dukungan Novanto pada Densus Tipikor
Dua Terduga Simpatisan ISIS di Sumut Diamankan
Polisi Amankan 43 Kg Ganja dari Loket Bus di Jambi
Puan: Ketahanan Keluarga Kunci Cegah Radikalisme
Zulkifli Hasan: Saya Diskusi Dulu dengan Gus Solah

ke atas