GAYA HIDUP

Senin, 19 Juni 2017 | 16:35 WIB

Harapan Baru Bagi Penderita Kanker Paru

Mia Umi Kartikawati
Harapan Baru Bagi Penderita Kanker Paru
(Foto: Ilustrasi)
INILAHCOM, Jakarta - Berdasarkan Globocan 2012, kanker paru merupakan kanker yang paling umum dan paling banyak menyebabkan mortalitas pada laki - laki maupun perempuan di Indonesia.

Pengobatan dengan imunoterapi telah menjadi sumber harapan baru bagi pasien kanker paru. Pembrolizumab merupakan imunoterapi pertama yang tersedia di Indonesia, untuk pengobatan kanker parustadium lanjut atau yang sudah bermetastasis.

Menurut dr. Sita Laksmi Andarini, Ph.D, Sp.(K) dari RSUP Persahabatan, saat ditemui di acara NGOBRAS, Jakarta, baru - baru menjelaskan, Pembrolizumab memiliki potensi untuk menjadi bagian dalam keutuhan pengobatan kanker.


"Imunoterapi menjadi bagian penting dalam pengobatan kanker. Imunoterapi mungkin memiliki potensi yang lebih besar ketimbang pendekatan pengobatan yang ada sekarang untuk melawan kanker," papar Sita.

Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasi di LANCET, Pembrolizumab tampak superior dalam hal kesintasan keseluruhan (overall survival/OS) dengan toksisitas derajat tinggi yang lebih rendah. Untuk kanker paru karsinoma bukan sel kecil (KPKBSK) stadium lanjut dengan PD-L21 positif, yang telah diobati sebelumnya.

Percobaan klinis juga menunjukkan bahwa pembrolizumab memiliki aktivitas antikanker superior pada pasien melanoma stadium lanjut, yang gagal dengan pengobatan sebelumnya.

Pada profil keamanan, pembrolizumab menunjukkan efek samping pengobatan yang lebih rendah ketimbang kemoterapi. (tka)
#kanker #paru #obat #kemoterapi
BERITA TERKAIT
(Asia Young Designer Award (AYDA) 2018) Anak Muda Berkesempatan Bertemu Desainer Dunia
Cara Menjaga Kesehatan Tenggorok saat Berpuasa
Puasa, Perhatikan Kesehatan Tenggorok
Ini Asupan Makanan yang Baik saat Puasa
(Kenang Laksamana Perempuan Pertama di Indonesia) Marcella Zalianty, Serukan Semangat Keumalahayati
Istimewa, Ramadan Wonders di Grand Indonesia
Anak Muda, Lebih Mudah Memilih Pendidikan

ke atas