NASIONAL

Senin, 19 Juni 2017 | 18:32 WIB

DPR-Pemerintah Musyawarah Bahas 5 Isu Krusial

Ahmad Farhan Faris
DPR-Pemerintah Musyawarah Bahas 5 Isu Krusial
Ketua Pansus RUU Pemilu, Lukman Edy (Foto: istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Pansus RUU Pemilu dan pemerintah belum juga menemui kesepakatan soal lima isu krusial, namun kedua pihak yakni Pansus RUU Pemilu dengan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sepakat untuk musyawarah mufakat.

Ketua Pansus RUU Pemilu, Lukman Edy mengatakan hasil lobi-lobi yang dilakukan secara tertutup dengan pemerintah hari ini disepakati akan menempuh jalur musyawarah mufakat sampai titik darah penghabisan.



Menurut dia, pengambilan keputusan terhadap lima isu krusial harusnya diputuskan hari ini tapi kembali ditunda. Sehingga, dalam lobi-lobi tadi pengambilan keputusan akan dijadwalkan kembali pada 10 Juli 2017 di tingkat Pansus.


Namun, bila pengambilan keputusan di tingkat Pansus juga tidak memenuhi kesepakatan. Maka, pengambilan keputusan akan dibawa ke Rapat Paripurna pada 20 Juli 2017.

"Pansus sudah menyampaikan ke rapat Bamus, Bamus menjadwalkan rapat paripurna 20 Juli 2017," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR itu.

Sementara Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengapresiasi kerja keras Pansus RUU Pemilu selama 6 bulan. Ia berharap pembahasan ini bisa diselesaikan dengan musyawarah mufakat.

"Ada banyak kemajuan, mudah-mudahan akhir dari pembahasan ini bisa diputuskan secara musyawarah, pemerintah optimistis," kata Tjahjo. [ton]
#MenteriDalamNegeri #TjahjoKumolo #RuuPemilu
BERITA TERKAIT
Tersandera Syarat Pencapresan, RUU Pemilu Mundur
Ada Apa Pemerintah Kukuh Dukungan Capres 20%?
Alasan Golkar Tetap Ingin PT 25 Persen
"Perppu Pemilu akan Lebih Rumit Lagi"
Pemerintah Diminta Kaji Presidential Threshold
Gerindra Pertimbangkan Usulan Hanura
Novanto Komunikasi dengan Elit Soal RUU Pemilu

ke atas