NASIONAL

Senin, 19 Juni 2017 | 18:22 WIB

Terduga Teroris Malang Biasanya Berjualan Buku

Terduga Teroris Malang Biasanya Berjualan Buku
(Foto: Beritajatim)
INILAHCOM, Malang - Tim Densus 88 Mabes Polri bersama Polres Malang melakukan penggeledahan di rumah Syahrul Munif terduga teroris di Jalan Wijaya, Singosari Kabupaten Malang, Senin (19/6).

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, pihaknya hanya membantu tugas Densus 88 saat penggeledahan. Hasilnya polisi mengamankan paspor dan buku tabungan milik Syahrul Munif.

"Yang kita amankan dari rumahnya dokumen keberangkatan ke Suriah dan buku tabungan. Track paspornya tadi dari Surabaya, Jakarta, Malaysia, Turki dan jalur darat ke Suriah," papar Yade Setiawan.


Syahrul Munif berangkat bersama lima temannya ke Suriah pada tahun 2013. Disana Syahrul mengikuti pelatihan militer bersama ISIS. Di tahun 2014 Syahrul kembali ke Indonesia dan hidup bersama keluarganya.

Syahrul Munif tinggal bersama istri, adik ipar dan anak-anaknya di Jalan Wijaya, Singosari, Malang. Setelah kembali ke Indonesia, Syahrul Munif berjualan buku dan baju bersama istrinya.

"Sejak tahun 2009 di sudah tinggal di Malang. Keseharian selama pulang ke Indonesia dia bantu istrinya jual pakaian di rumah dan jualan buku," tandasnya.[beritajatim]
#Teroris #Densus88
BERITA TERKAIT
Polri Diminta Buka Hasil Autopsi Teroris MJ
Polri Persilahkan Keluarga Mj Autopsi Sendiri
Penyebab Teroris Indramayu Tewas Usai Ditangkap
Pelaku Pengrusakan Masjid Alami Gangguan Jiwa
Ini yang Dilakukan Suliono Sebelum Serang Gereja
(Penyerangan Gereja Santa Lidwina) Kondisi Mulai Membaik, Suliono Mulai Diperiksa
Di Rumah Rizal, Densus 88 Amankan Logam Bersumbu

ke atas