EKONOMI

Selasa, 04 Juli 2017 | 16:36 WIB

Menunggu Tangan Dingin Sri Mulyani Jaga Inflasi

Menunggu Tangan Dingin Sri Mulyani Jaga Inflasi
(Foto: Ilustrasi)


INILAHCOM, Jakarta - Baru saja Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi Juni 2017 sebesar 0,69%. Ini memang bukan angka yang rendah. Meski begitu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati punya mimpi besar. Apa itu?

Ya, Sri Mulyani berharap, laju inflasi nasional pada akhir 2017 bisa terjaga di angka 4%. "Kami berharap inflasi masih dijaga sesuai asumsi di APBN 2017 sebesar empat persen," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (3/7/2017).



Sri Mulyani mengatakan, upaya untuk menjaga inflasi hingga akhir tahun adalah dengan terus menjaga stabilitas perekonomian pada semester II-2017.

Ia menambahkan hal itu bisa dilakukan karena pemerintah sudah menjalankan berbagai tindakan untuk menjaga "supply side", dengan mengendalikan harga kebutuhan pangan.

Pemerintah juga telah berkomitmen untuk tidak menyesuaikan tarif elpiji dan BBM hingga September 2017 serta menahan kenaikan tarif listrik hingga akhir tahun. "Kami berharap tekanan inflasi dari sisi biaya akan melemah atau berkurang," kata mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini.


Selain itu, permintaan masyarakat juga diperkirakan akan berkurang karena periode Lebaran sudah terlewati, sehingga bisa ikut menekan inflasi pada periode ini.

"Tekanan dari sisi demand juga akan berkurang, sehingga kami berharap pada semester dua, outlook inflasi jadi relatif lebih baik," kata Sri Mulyani.

Ia memastikan pemerintah akan terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk menjaga inflasi inti dan inflasi yang disebabkan karena perubahan harga di luar negeri dan atas perubahan nilai tukar (imported inflation).

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi nasional pada Juni 2017 sebesar 0,69 persen yang disebabkan oleh kenaikan tarif listrik, tarif angkutan udara dan tarif angkutan antarkota.

Dengan tingkat inflasi pada Juni 2017 sebesar 0,69%, maka laju inflasi Januari-Juni 2017 mencapai 2,38% dan inflasi dari tahun ke tahun (year on year/yoy) tercatat 4,37%. Jadi, perlu kerja lebih keras dan serius untuk meraih mimpi itu, bu menteri. [tar]
#inflasi #menkeusmi #bps
BERITA TERKAIT
Sri Mulyani, Utang & Infrastruktur dalam Sorotan
Ekspor Minyak Nabati Sumut Capai US$2,126 Miliar
Berburu Pajak, Sri Mulyani Terus Perbaiki Sistem
Ternyata, Indonesia Surganya Buah Asal Thailand
Agustus 2017 Ekspor Sumbar Naik 70,92%
BI Yakin Daya Beli Masyarakat Mulai Pulih
Agustus BPS Catat Surplus Neraca Dagang US$1,72 M

ke atas