MOZAIK

Rabu, 12 Juli 2017 | 01:31 WIB

Cukuplah Allah Bagi Kita

KH Abdullah Gymnastiar
Cukuplah Allah Bagi Kita
(Foto: Ilustrasi)


ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Semoga Alloh Yang Maha Merajai seluruh kekuasaan di alam semesta ini mengkaruniakan kepada kita hati yang lembut dan mudah menerima kebenaran. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Tidak ada satupun perbuatan kecuali pasti ada balasannya di sisi Alloh Swt. Tidak ada yang luput sedikitpun perbuatan dari pengetahuan Alloh. Dia Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Menyaksikan.



Setiap kebaikan ganjarannya akan dilipatgandakan. Setiap keburukan pasti dapat hukuman. Dan, setiap balasan dari Alloh itu pasti ada, pasti sempurna, pasti adil, pasti tepat, pasti benar, pasti tidak meleset. Tidak ada yang bisa menolak pembalasan dari Alloh Swt.


Pada peristiwa perang Uhud ada seseorang yang berkata kepada Rosululloh Saw.,Wahai Rosululloh, sesungguhnya orang-orang (kafir) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerangmu, maka takutlah kepada mereka!Lalu beliau Saw mengucapkan,Hasbunallah wanimal wakil,kemudian Alloh menurunkann ayat,(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Alloh dan Rosul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: Hasbunalloh Wanimal-Wakiil, Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.(QS. 3:173).(HR. Bukhori).

Cukuplah Alloh sebagai penolong kita dan tempat kita memohon perlindungan. Tidak ada yang sebaik-baik pertolongan kecuali pertolongan Alloh. Tidak ada sebaik-baik keamanan kecuali keamanan dari Alloh. Dan, tidak ada sebaik-baik balasan kecuali balasan dari Alloh Swt.

Maka saudaraku, apa yang lebih baik dari penilaian Alloh? Tidak ada. Oleh karena itu, tidak perlu risau dengan pandangan makhluk yang semu. Fokus saja pada penilaian Alloh. Boleh jadi karena ketaatan kita kepada Alloh, kita dijauhi teman, kita dipandang nyinyir orang. Semua itu tidaklah berbahaya, yang berbahaya adalah kalau kita jauh dari Alloh, yang bahaya adalah kalau Alloh tidak peduli kepada kita.

Mari, kita fokuskan diri untuk mencintai Alloh dan rosul-Nya. Niscaya Alloh akan perintahkan para malaikat dan semua penghuni langit dan bumi untuk juga mencintai kita. Cukuplah Alloh bagi kita.Wallohualambishowab. [smstauhiid]
#inilahkehidupan #tausyiahkehidupan #aa gym
BERITA TERKAIT
Mewaspadai Riya
Hadirkan Allah di Hati
Jauhi Dengki
Adab Mencari Ilmu
Persoalan Hidup Adalah Karunia
Tiga Bentuk Rezeki
Empat Ciri Keberuntungan

ke atas