PASAR MODAL

Kamis, 13 Juli 2017 | 13:47 WIB

Ini Cerita Freeport Putuskan Delisting dari BEI

Monica Wareza
Ini Cerita Freeport Putuskan Delisting dari BEI
(Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Persoalan perusahaan asing yang enggan masuk pasar modal masih mendapat reaksi rendah, salah satunya perusahaan emas raksasa Amerika yang beroperasi di bumi Papua, PT Freeport Indonesia.


Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio menceritakan bahwa saham Freeport sudah pernah melantai di Indonesia, namun sudah delisting. "Dulu saham Freeport itu sudah 9,36% listed di bursa paralel melalui PT Indocopper tahun 1994-1995. Kebetulan saya dirutnya, tapi Indocopper-nya sudah delisting," kata Tito di Gedung BEI, Kamis (13/7/2017).



Ia mengatakan bahwa ketika itu kepemilikan Freeport dipegang PT Indocopper Investama milik pengusaha yang juga orang dekat mantan Presiden Soeharto yakni Bob Hassan.


Dengan delistingnya induk usahanya ini, perusahaan Amerika dengan kode saham PTFI ketika itu meninggalkan pasar saham Indonesia hingga kini. Untuk saat ini, Tito dan jajaran masih terus mendorong Freeport untuk segera melantai di bursa, termasuk 51 perusahaan asing lainnya yang masing enggan melantai di bursa Indonesia.


"Ya gimana, belum listed kok masih ada. Kita minta dia kan pendapatan terbesarnya dari indonesia wajar dong listed. Itu yang salah satu dalam 52 perusahaan yang pendapatan dari sini tapi IPO di luar negeri," jelasnya. [hid]
#ipofreeport #freeport #ipo2017
BERITA TERKAIT
Jonan Mimpikan PLN dan Pertamina IPO
Jonan: Freeport Harus Listing di BEI
Wall Street Berpotensi Bergerak Mendatar
PT ITMG Yakin Penjualan Batu Bara Bisa 22,6 Jt Ton
ECB: Era Suku Bunga Rendah Tak Rugikan Bank
Indikator Teknikal: IHSG Bertenaga Terbatas
Apresiasi Yen Batasi Keuntungan Bursa Nikkei

ke atas