DUNIA

Sabtu, 15 Juli 2017 | 11:13 WIB

Pengelola Situs Barang Ilegal Bunuh Diri

Didi Prambadi
Pengelola Situs Barang Ilegal Bunuh Diri
Alexander Cazes, pendiri laman AlphaBay tewas gantung diri di sebuah penjara Thailand (Foto: Riset)
INILAHCOM, Bangkok - Alexander Cazes, pendiri laman AlphaBay tewas gantung diri di sebuah penjara Thailand, menyusul langkah ekstradisi oleh Pemerintah AS kepada Pemerintah Thailand.

Situs The Next Web mengabarkan Jumat (14/7/2017), Alexander Cazes dikenal sebagai salah satu pendiri AlphaBay, sebuah laman terbesar dunia yang menjual barang-barang terlarang. Seperti senjata api, amunisi, senjata berat hingga narkoba dan lainnya. Banyak pihak curiga bahwa AlphaBay dikelola oleh sekelompok kriminal dunia yang melakukan penipuan berbagai cara. Bahkan, ketika Alexander Cazes ditangkap sepekan lalu, situs AlphaBay tak berfungsi, karena pengelolanya melarikan diri.

Cazes, yang berusia 26 tahun bersembunyi di Thailand untuk menghindari tuntutan pengadilan AS, untuk kasus narkoba. Operasi global yang dilancarkan jajaran kepolisian AS, Canada dan Thailand, berhasil membekuk Cazes yang ditangap 5 Juli lalu. Alexander Cazes, warga Canada, dikabarkan menikah dengan seorang perempuan dan tinggal di Thailand sejak delapan tahun silam. Saat ditangkap, polisi Thailand menyita empat mobil Lamborghini dan tiga properti milik Cazes. Nilai total kekayaan Cazes yang disita diperkirakan berjumlah $ 11 juta.


Cazes hanya menghabiskan waktunya di penjara selama enam hari, menunggu diesktradisi ke AS. Saat dalam sel tahanan di Kantor Biro Pengendalian Narkotika, Bangkok itu, Cazes gantung diri menggunakan handuk di kamar mandi penjara.

Lelaki kelahiran Kanada dan termasuk dalam daftar pencarian orang, DPO oleh AS itu menangguk keuntungan dari penjualan barang-barang ilegal di laman AlphaBay menggunakan mata uang maya Bitcoin. AlphaBay diperkirakan meraup keuntungan sebesar $ 500 ribu per harinya.

Banyak yang menduga, Alexander Cazes sebenarnya adalah DeSnake, satu dari pendiri AlphaBay. Cazes programer komputer sekaligus pemilik tunggal AlphaBay itu langsung mematikan jaringan situsnya dan membawa kabur uang hasil penjualan barang-barang haramnya. Kematian Cazes di kamar mandi penjara juga diragukan. Seseorang menuliskan, Dia bunuh diri bukan takut diekstradisi, tapi takut diburu gerombolan penyelundup senjata atau narkoba karena membawa kabur uang mereka, tulis orang tak dikenal itu.
#thailand #bangkok #alphabay
BERITA TERKAIT
Thailand Tangkapi Pengungsi Pakistan dan Somalia
Model Remaja Tawarkan Kegadisan Jutaan Dolar
Koruptor Saudi Bebas Jika Serahkan 70% Kekayaannya
Diplomat Muda Aussy Jatuh di Apartemen New York
Rusia Beri Cap VOA dan 8 Media 'Agen Asing'
PBB: Hentikan Operasi Militer Terhadap Rohingya
Mahkamah Agung Kamboja Bubarkan Partai Oposisi

ke atas