TEKNOLOGI

Senin, 17 Juli 2017 | 22:22 WIB

Pasca Brexit, Toyota Tetap Investasi di Inggris

Pasca Brexit, Toyota Tetap Investasi di Inggris
(ist)


INILAHCOM, London - Pemerintah Inggris 'mengamankan' lebih dari 240 juta poundsterling investasi dari Toyota untuk pabriknya di Inggris dengan sebuah surat yang meyakinkan mengenai pengaturan perdagangan pasca-Brexit, demikian menurut dua sumber kepada Reuters.

Pada Maret lalu, Toyota mengatakan bahwa mereka akan memasang platform mobil barunya di pabrik Burnaston. Salah satu sumber, yang mengetahui surat tersebut, mengatakan Toyota menunda keputusan tersebut hingga akhir Desember sekaligus mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk Brexit.



Kementerian Bisnis Inggris telah mengonfirmasi adanya sebuah surat, namun menolak untuk merilisnya.

Sumber itu mengatakan surat tersebut serupa dengan yang dikirim ke produsen mobil Jepang, Nissan, pada tahun lalu ketika memutuskan untuk membangun dua model baru di pabrik Inggris bagian utara. Dokumen tersebut memicu kekhawatiran publik tentang adanya kesepakatan rahasia.

Sumber tersebut, yang tidak mengatakan kapan surat tersebut dikirim, mengatakan bahwa isinya berisi beberapa penegasan.


"Mereka menerima serangkaian kata-kata hangat seperti Nissan untuk kendaraan listrik, komitmen pelatihan lebih lanjut dan memastikan daya saing industri otomotif Inggris," kata sumber tersebut seperti dilansir Reuters.

Seorang juru bicara Toyota menolak berkomentar apakah mereka menerima surat tersebut. Dia merujuk pernyataan perusahaan pada Maret yang mengatakan bahwa pemerintah Inggris menyediakan dana untuk pelatihan dan penelitian dan pengembangan.

Toyota juga mengatakan pada saat itu 'akses pasar bebas hambatan dan penghalang yang terus berlanjut ... akan sangat penting untuk kesuksesan di masa depan'.

Inggris mengatakan pada Maret bahwa pihaknya mendukung investasi Toyota, yang membuat sekitar 10 persen dari 1,7 juta mobil di Inggris, dengan menghabiskan 21,3 juta poundsterling untuk mendukung keterampilan dan pelatihan, penelitian, pengembangan dan inovasi, dengan penilaian independen.

Seorang juru bicara di Kementerian Bisnis menolak memberikan komentar apapun terkait berita ini. Menteri Bisnis, Greg Clark, mengatakan jaminan yang ditawarkan untuk Nissan juga tersedia untuk perusahaan lain.
#toyota #inggris #investasi #brexit
BERITA TERKAIT
(Mulai Tahun 2040) Inggris Larang Penjualan Mobil Bensin dan Diesel
Toyota Siapkan Mobil Listrik dengan Baterai Baru
(Semester Pertama 2017) Toyota Catat Penjualan 195.288 Unit Mobil
Toyota Produksi Mobil Listrik di China Awal 2019?
(Apresiasi bagi Pelanggan Avanza) Toyota Kembali Gelar Avanzanation 2017
(Asia Auto Gymkhana Competition 2017) Tiga Peslalom Toyota Perkuat Tim Indonesia
Camry Invitational Golf Tournament Kembali Digelar

ke atas