EKONOMI

Senin, 17 Juli 2017 | 17:00 WIB

Ekspansi Bisnis Siloam Bangun RS di Babel

Ekspansi Bisnis Siloam Bangun RS di Babel
(Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - PT Siloam International Hospitals Tbk (Siloam) terus menambah rumah sakitnya hingga 27 di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Ini RS Siloam pertama di Kepulauan Babel.

Rumah Sakit Siloam Bangka mempunyai kapasitas +310 ranjang dengan lokasi strategis di Pangkalan Baru, sekitar 10 menit dari kota Pangkalpinang. Kepulauan Bangka adalah salah satu destinasi turis selain Bali & Lombok, yang terkenal dengan pantai, area diving, snorkelling, memancing dan berlayar.



Rumah Sakit Siloam Bangka ini beroperasi di atas lahan sekitar 4 ribu meterpersegi dengan 9 lantai, dan luas total sekitar 20 ribu meterpersegi. Rumah Sakit Siloam Bangka diperlengkapi dengan perlatan medical terkini seperti CT-Scan 128 slices, 3D USG, Endoscopy and X-Ray.


Didukung 22 dokter spesialis, 9 dokter umum dan 44 perawat ahli. Rumah Sakit Siloam Bangka dalam pengembangannya nanti juga akan melayani pasien BPJS kesehatan. Kami sangat senang dengan pembukaan rumah sakit baru pertama yang kita bangun berdasarkan standard Siloam tahun ini," kata Presiden Direktur Siloam, Ketut Budi Wijaya dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (17/7/2017).

Pembukaan Rumah Sakit Siloam Bangka memperluas kehadiran Siloam di 15 provinsi dan 20 kota di Indonesia. Ini selaras dengan rencana ekspansi. "Kami berharap, tahun ini, akan semakin banyak rumah sakit baru yang dibangun berdasarkan standar Siloam. Kami percaya bahwa Siloam memberikan pelayanan yang berkualitas terhadap hampir 1,3 juta penduduk provinsi Bangka Belitung," kata Ketut.

Siloam adalah bagian dari PT Lippo Karawaci Tbk, perusahaan properti terdaftar terbesar di Indonesia bedasarkan total aset dan pendapatan. Di mana, PT Lippo Karawaci Tbk adalah korporasi yang fokus di sektor bisnis perumahan, pusat perbelanjaan, rumah sakit, hotel dan management aset. [tar]
#siloam #bisnis
BERITA TERKAIT
BPKN: Masyarakat Silakan Pilih Susu Sesuka Hati
Gaduhnya Top Up E-Money Berbayar, Ini Kata Bos BI
Top Up Uang Elektronik Berbayar, Ini Kata Bos OJK
Pelanggan Berhemat, Penjualan Setrum Lesu
Isi Ulang E-Money Berbayar, BI Masih Ngotot?
Bisnis Ritel Lesu, PLN Kena Imbasnya
Panas Bumi Mandailing Natal Hasilkan 20 MW Listrik

ke atas