NASIONAL

Senin, 17 Juli 2017 | 17:16 WIB

Kapolri Perintahkan Tembak Mati Pengedar Narkotika

Agus Irawan
Kapolri Perintahkan Tembak Mati Pengedar Narkotika
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan akan melaporkan ke Presiden Joko Widodo terkait penyelundupan satu ton sabu di Anyer, Banten.

Selain itu, Tito juga akan menyampaikan upaya pencegahan peredaran narkoba masuk dari luar negeri ke Indonesia.

"Saya akan laporkan ke Presiden, dengan menghadap Pak Jokowi dan Menko Polhukam saya laporkan bagaimana menghadapi fakta saat ini, karena ini menjadi bahan evaluasi supaya jangan sampai tembus," kata Tito usai Raker dengan Komisi III DPR, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Tito menjelaskan peredaran narkotika akan menindak tegas kepada pengedar. Bahkan pihaknya memerintahkan jajaranya untuk mengekspos para pengedar yang ditembak mati agar ada efek jera.


"Tapi bukan jajaran dijejerin mayatnya seperti habis berburu hewan, kita termasuk agak lemah, kita negara besar, penduduk midle class membesar, " ujarnya.

Dia menyebutkan soal penindakan pengedar narkotika di Indonesia yang belum ada efek jera, berbeda dengan negara tetangga, untuk mengevaluasi masalah tersebut.

Dia meminta agar jajarannya untuk menembak mati bagi pengedar narkotika yang berasal dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.

"Harus dilumpuhkan dengan menembak mati para pengedar asal WNA," ungkapnya.[jat]
#titokarnavian
BERITA TERKAIT
Tito Luncurkan Buku Pegangan untuk Pemikir Polri
Kapolri Pastikan Operasi Di Papua Dilanjutkan
Kapolri Enggan Komentari Kasus Novanto
Kapolri Resmi Lantik Irwasum dan Kabarhakam Polri
Momen Hangat Anies-JK Di Sela Rapat Terbatas
Erlangga Hartanto Ikut Bahas Nasib Novanto
Polisi Temukan Rambut di Mobil Novanto

ke atas