EKONOMI

Selasa, 18 Juli 2017 | 02:29 WIB

Ekspor Juni 2017 Rontok 18,82%, Ini Kata Bos BPS

uji medianti
Ekspor Juni 2017 Rontok 18,82%, Ini Kata Bos BPS
Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis adanya penurunan ekspor sebesar 18,82% selama Juni 2017. Ada apa?

Menurut Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto, nilai ekspor pada Juni 2017 mencapai US$11,64 miliar, atau turun 18,82%. Sementara ekspor Mei 2017 juga turun 11,82% dibandingkan Juni 2016.



Adapun, nilai ekspor nonmigas sebesar US$10,35 miliar, atau turun 20,66% dibandingkan bulan sebelumnya. Dan turun 13,85% dibandingkan Juni 2016. "Penurunan terbesar ekspor nonmigas Juni 2017 terhadap Mei 2017 terjadi pada lemak dan minyak hewani/nabati sebesar US$308,2 juta sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada bubur kayu/pulp sebesar US$32,6 juta," kata Kecuk di Gedung BPS, Jakarta, Senin (17/7/2017).


Kecuk bilang, secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia selama Januari-Juni 2017 mencapai US$79,96 miliar, atau meningkat 14,03% dibanding periode yang sama 2016. "Ekspor nonmigas mencapai USD72,36 miliar atau meningkat 13,73%," jelas Kecuk.

"Bulan puasa tahun 2016 di bulan Juni, tren ekspor naik. Lalu mengalami penurunan pada Lebaran dan akan kembali naik," lanjut Kecuk.

Tahun ini, kata Kecuk, terjadi kenaikan ekspor pada Mei 2017 lantaran bertepatan dengan bulan Puasa. Selanjutnya mengalami penurunan di bulan Juni karena Lebaran.

Masih kata Kecuk, selama Lebaran ada libur selama lima hari kerja, serta adanya larangan kendaraan truk atau kontainer untuk masuk ke jalur tol sejak H-7. Hal itu membuat total ekspor turun. "Kami harap akan bergerak lagi di bulan berikutnya," ungkap Kecuk. [ipe]
#bps #ekspor #impor
BERITA TERKAIT
Inilah Aturan Bawa Barang Usai Melancong dari LN
RI dan Namibia Sepakat Tingkatkan Perdagangan
Lampung Meraup Untung dari Kopi
Ekspor Minyak Nabati Sumut Capai US$2,126 Miliar
Bau tak Sedap, Harga tak Sehat di Pelelangan Karet
Jokowi Panen Padi dan Buka Ekspor di Sanggau
Ternyata, Indonesia Surganya Buah Asal Thailand

ke atas