PASAR MODAL

Senin, 17 Juli 2017 | 19:03 WIB

Wall Street Berpotensi Jaga Rekor

Wahid Ma'ruf
Wall Street Berpotensi Jaga Rekor
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, New York - Bursa saham AS di Wall Street berpotensi untuk bertahan pada rekor tertinggi pada perdagangan Senin (17/7/2017). Investor mempersiapkan diri untuk minggu sibuk dalam laporan pendapatan dan manufaktur.

Indeks Dow Jones Industrial Average futures YMU7, + 0,08% secara kasar tidak berubah pada 21.595. Sementara S & P 500 futures ESU7, + 0,06% beringsut turun 0,60 menjadi 2.455,50. Nasdaq-100 futures NQU7, + 0,15% naik 1,25 poin menjadi 5.844,50.

Pada hari Jumat, saham AS mencetak rekor baru, dengan Dow DJIA, + 0,39% naik 0,4%. Indeks S & P SPX, + 0,47% naik 0,5% dan berhasil menutup rekor pertama sejak 19 Juni. Indeks Komposit Nasdaq COMP hanya naik 0,6%.

Apakah saham dapat berlanjut ke posisi tersebut, perhatian pada sebagian besar tentang bagaimana sebuah pekan besar dari panci pendapatan keluar. Sebanyak 68 perusahaan S & P 500 akan melaporkan pekan ini, menurut FactSet.


Mereka termasuk Bank of America Corp BAC, + 0,37%, Goldman Sachs Group Inc. GS, + 0,59%, Microsoft Corp. MSFT, + 0,14% dan General Electric Co. GE, + 0,26%.

Di data depan pada hari Senin, New York Federal Reserve Empire State Manufacturing Survey untuk bulan Juli akan dirilis pada pukul 8:30 a Eastern Time, seperti mengutip marketwatch.com.

Sementara bursa saham China, Shanghai Composite Index berakhir turun 1,4%, namun dari posisi terendah sebelumnya karena data menunjukkan ekspansi di ekonomi terbesar kedua di dunia mengalahkan perkiraan dengan pertumbuhan kuartal kedua 6,9%. Membantu memicu penjualan tersebut, pejabat China pada sebuah konferensi keuangan mengisyaratkan kontrol ekonomi yang lebih ketat.


Saham Eropa SXXP, + 0,12% diperdagangkan variatif, dengan indeks FTSE 100 naik 0,62% menguat, namun DAX 30 DAX Jerman jatuh.

Harga minyak CLQ7, + 0,06%, dolar DXY, + 0,07% dan emas berjangka GCQ7, + 0,22% semua sedikit lebih tinggi.
#bursasaham #ihsg #dolarrupiah #dolaras
BERITA TERKAIT
IHSG Berlabuh Positif 3,89 Poin ke 6.067
Bagaimana Ekonomi Korut Bila Dirundung Sanksi?
Tutup Sesi I, IHSG Merugi 0,28% ke 6.046
Bursa Saham Asia Tertekan Liburan Wall Street
Yuan Unjuk Nyali Jadi 6,5810 per Dolar AS
Bursa Shanghai dan Shenzhen Dibuka Loyo
Penguatan Yen Jadi Bumerang bagi Saham Tokyo

ke atas