NASIONAL

Senin, 17 Juli 2017 | 22:33 WIB

Pendiri Kalimilk Laporkan Pengusaha Asal Yogya

Anton Hartono
Pendiri Kalimilk Laporkan Pengusaha Asal Yogya
Pendiri Kalimilk Indonesia Fauzan Rachmansyah (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Pendiri Kalimilk Indonesia Fauzan Rachmansyah melaporkan balik pengusaha restoran di Yogyakarta Sukron Hadiwijaya (SH), ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

"Pelaporan yang telah dilakukan oleh SH di Bareskrim Polri pada 20 Februari 2017 lalu bersifat mengada-ngada dan tidak berdasar fakta. Maka saya melakukan pelaporan balik," kata Fauzan, Senin (17/7/2017).

SH dilaporkan ke Polda DIY pada Kamis (13/7/2017) lalu1 atas pencemaran nama baik karena melakukan tuduhan penipuan yang tidak mendasar.

Menurut dia, berdasarkan fakta dan sesuai kesepakatan, seharusnya SH yang belum menjalani kewajiban sepenuhnya atas usaha yang dirintis Fauzan sejak 7 tahun silam ini.


SH justru belum menjalankan kewajiban sepenuhnya atas kesepakatan bersama dan membuat usaha yang saya jalani mengalami kerugian sangat besar. Usaha tidak berkembang dan hubungan dengan pihak lain menjadi terganggu," ucapnya.

Sementara itu, kuasa hukum Fauzan, Zahru Arqom menambahkan, Kami laporkan di Polda DIY untuk selanjutnya dapat dilakukan upaya penegakan hukumnya," tambahnya.

Zahru menjelaskan, pencemaraan nama baik kliennya terlontar dari mulut SH saat melakukan pelaporan pada 20 Februari 2017.

Ketika itu SH menyampaikan langsung kepada media tentang kasus dugaan penipuan Rp10 miliar yang menyeret nama kliennya.

Saya simpan beberapa berita media online yang memberitakan SH melapor ke Bareskrim Polri, jelasnya.[jat]
#kriminal #bareskrim
BERITA TERKAIT
Mencuri di Pemukiman Warga,Tiga ABG Dibekuk Polisi
Polres Lhokseumawe Amankan Pengedar Ganja
Polri Latih Penyidik Kelola Uang dengan BI
(Usut Kasus Agus Rahardjo-Saut Situmorang) Polri Tunggu Proses Hukum Novanto di KPK
Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Poniran
Pukul Mundur KKB, Polri Akui Solid dengan TNI
Pria Bule Tanpa Identitas Tewas di Selokan

ke atas