EKONOMI

Selasa, 18 Juli 2017 | 06:29 WIB

Pendapatan Buruh & Tani Naik Tetapi Tetap Miskin

uji medianti
Pendapatan Buruh & Tani Naik Tetapi Tetap Miskin
(Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
INILAHCOM, Jakarta - Upah nominal harian buruh tani nasional pada Juni 2017, naik 0,26% dibanding Mei 2017. Nominalnya naik dari Rp49.782 menjadi Rp49.912 per hari. Sementara upah riil buruh tani naik 0,04%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto bilang, upah riil menggambarkan daya beli dari pendapatan yang diterima. Adapun, upah nominal harian buruh bangunan, pada Juni 2017, mengalami kenaikan 0,02% dibanding Mei 2017. Yakni dari Rp83.958 menjadi Rp83.975. "Upah riil buruh bangunan mengalami penurunan sebesar 0,67%," jelas Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Sayangnya, kenaikan pendapatan buruh ternyata tak mampu mengejar kenaikan harga atau inflasi. Akibatnya, mereka tak mampu mencukupi kebutuhannya. Dengan kata lain, angka kemiskinan naik tipis yakni 6.900 orang selama September 2016 hingga Maret 2017.


Deputi Bidang Statistik Sosial, BPS, Sairi Abdullah, mengatakan, meskipun pembangunan telah dilakukan secara menyeluruh untuk meningkatkan pendapatan orang miskin, tetapi garis kemiskinan disebabkan oleh cepatnya laju inflasi. "Rata-rata pengeluaran orang miskin naik sekitar 2 persen hingga 3 persen, (tetapi) garis kemiskinannya naik di atas 3 persen, " ungkap Sairi.

Sairi menerangkan, kendati inflasi mampu diredam, tetapi pendapatan masyarakat menengah ke bawah belum mampu melampauinya.

Selanjutnya, kata Sairi, untuk mengurangi angka kemiskinan, pemerintah perlu mengerek pendapatan pekerja kelas menengah ke bawah. "Misalkan buruh-buruh yang bekerja di warung makan, gimana pendapatannya lebih meningkat," ungkap dia. [ipe]
#bps #kemiskinan #pendapatan
BERITA TERKAIT
Neraca Dagang 2017 Boleh Surplus, Desember Nombok
Gawat, Minat Pelancong Aussie ke Bali Berkurang
Gaduh Data Beras, BPS Sebut Wewenangnya Kementan
Ekspor Desember 2017 Merosot 3,45%
Bali Berasa Tiongkok, Wisatawannya 1,37 Juta Orang
Bappenas: Beras dan Rokok Bikin Orang Jatuh Miskin
Bambang: Jumlah Kemiskinan Bisa Turun Asalkan...

ke atas