TEKNOLOGI

Selasa, 18 Juli 2017 | 03:30 WIB
(Terios 7 Wonders - Wonderful Moluccas)

Menjelajahi Taman Nasional Aketajawe Lolobata

Menjelajahi Taman Nasional Aketajawe Lolobata
INILAHCOM, Halmahera Timur - Memasuki hari keempat, tim Terios 7 Wonders - Wonderful Moluccas merasakan petualangan di alam Halmahera Timur.

Sebanyak 15 peserta yang terdiri dari jurnalis, blogger, dan tim Daihatsu, menggunakan tiga unit Terios R Adventure AT dan satu unit Terios MT, menempuh perjalanan sepanjang 158 kilometer dari Sagea menuju Lolobata, Halmahera Timur.

Baca juga: Ekspedisi Terios 7 Wonders Jelajahi Maluku Utara

Pada Senin (17/7/2017) pukul 02.00 WIT, para Sahabat Daihatsu yang tergabung dalam tim Terios 7 Wonders - Wonderful Moluccas tiba di Taman Nasional Aketajawe Lolobata. Mereka kemudian beristirahat sebentar di kemah.

Tepat pukul 04.30 WIT, Sahabat Daihatsu berjalan kaki menuju penangkaran Burung Bidadari (Wallaces Standardwing), yang merupakan ikon dari Maluku Utara. Perawakannya yang indah membuat Ilmuwan asal Inggris, Albert Russel Wallace, tertarik untuk menelitinya di tahun 1858. Burung ini menjadi daya tarik bagi pencinta burung dan fotografer fauna.

Baca juga: Pesona Tradisi Memancing Cakalang di Maluku Utara

Perjalanan menuju penangkaran terbilang cukup sulit. Tim Terios 7 Wonders harus menempuh jalan tanah yang licin akibat hujan sebelumnya, menaiki bukit dan melewati tiga kali sungai yang deras sedalam leher orang dewasa. Namun, peserta Terios 7 Wonders dapat melewatinya, karena dibantu oleh pemandu lokal dari tim Taman National Aketajawe Lolobata.


Sesampainya di penangkaran, tim Terios 7 Wonders harus naik ke atas rumah pohon untuk melihat lebih jelas dengan menggunakan teropong. Burung ini mempunyai keunikan yaitu pejantannya memiliki warna yang indah, serta terdapat perisai di leher. Namun, untuk betinanya hanya berwarna abu abu coklat polos.

Baca juga: Eksplorasi Ukiran Alam Goa Boki Moruru Sagae

Keunikan lainnya adalah Burung Bidadari hanya dapat dilihat di penangkaran sebelum pukul 08.00 WIT. Menurut tim Taman National Aketajawe Lolobate tempat penangkaran hanya digunakan sebagai tempat bermain di pagi hari. Sampai saat ini, belum diketahui di mana sarang dan tempat burung-burung itu mencari makan.

Usai menikmati keindahan Burung Bidadari di Taman Nasional Aketajawe Lolobata, tim Terios 7 Wonders beranjak menuju bunker pertahanan Jepang di Desa Hate Tabako, Wasile, Halmahera Timur. Perjalanan ini menempuh rute Lolobata-Wasile.



Tim Terios 7 Wonders merasakan kembali suasana Perang Dunia II, karena adanya bunker dan meriam tempur Jepang yang menjadi saksi bisu pertempuran Jepang dan Sekutu (1943-1944).

Setelah puas melihat keindahan Taman Nasional Aketajawe Lolobata dan bunker pertahanan Jepang, tim ekspedisi Terios 7 Wonders Wonderful Moluccas bergerak menuju Sofifi untuk beristirahat memulihkan tenaga.

"Kami bersyukur, Terios 7 Wonders - Wonderful Moluccas mendapatkan apresiasi yang baik dari masyarakat dan sahabat jurnalis. Terios berhasil membuktikan ketangguhannya menghadapi medan jalan di Halmahera, sehingga peserta tidak perlu cemas dengan medan yang dilaluinya," ujar Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM). [ikh]
#terios #7wonders #wonderfulmoluccas #adm
BERITA TERKAIT
All New Daihatsu Terios Lebih Mewah dan Modern
Daihatsu Terios Baru Resmi Meluncur, Ini Ubahannya
ADM Serahkan Lagi 18 Daihatsu Setia di Surabaya
Daihatsu Tempati Peringkat Dua Penjualan Nasional
Daihatsu Dress-up Challenge Tiba di Riau
Ini Ubahan yang Membuat Xenia Custom Tampil Beda
Daihatsu Luncurkan Great New Xenia Custom

ke atas