MOZAIK

Kamis, 03 Agustus 2017 | 11:00 WIB

Syafaat Terbesar Hanya dari Allah

Syafaat Terbesar Hanya dari Allah
(Foto: ilustrasi)
ADA yang bertanya kepada Ustaz Ammi Nur Baits: Apakah syafaat terbesar di hari kiamat? Apakah hanya syafaatnya Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam?

Pertanyaan itu dijawab sbb:

Bismillah was shalatu was salamu ala Rasulillah, wa badu. Syafaat secara bahasa diambil dari kata as-Syafu yang artinya genap. Allah bersumpah dalam Alquran, "Demi sesuatu yang genap dan yang ganjil. (QS. al-Fajr: 3)

Sementara syafaat menurut istilah, dijelaskan Ibnul Atsir,

Kata syafaat telah disebutkan berkali-kali dalam hadis, baik yang terkait urusan dunia maupun akhirat. Bentuknya adalah permohonan untuk memaafkan dosa atau tindak kriminal yang terjadi diantara mereka. (an-Nihayah fi Gharib al-Hadits, 2/485)

Syafaat hanya milik Allah

Sebelumnya kita perlu menanamkan aqidah bahwa syafaat, semuanya milik Allah. Allah berfirman,

Katakanlah, bahwa semua syafaat itu milik Allah. Hanya milik-Nya kerajaan langit dan bumi, kemudian hanya kepada-Nya kalian dikembalikan. (QS. az-Zumar: 44).

Sementara sebagian makhluk-Nya bisa memberi syafaat, setelah diizinkan oleh Allah. Allah berfirman, "Tidak ada yang bisa memberi syafaat di hadapan Allah, kecuali dengan izin-Nya. (QS. al-Baqarah: 255).

Syafaat di hari kiamat

Syafaat yang terjadi di hari kiamat, bentuknya bermacam-macam. Intinya upaya untuk mengurangi beban hukuman yang diterima oleh makhluk. Dari sekian banyak jenis syafaat, ada beberapa syafaat yang diberikan melalui perantara Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.


Diantaranya, syafaat udzma. Udzma artinya terbesar. Disebut syafaat udzma, karena syafaat ini bisa dirasakan oleh semua manusia di mahsyar. Syafaat ini diberikan oleh Allah di Mahsyar melalui Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Ketika manusia mengalami kepanasan yang luar biasa, dibiarkan oleh Allah dalam kurun waktu yang lama, manusia berbondong-bondong menuju para nabi ulul azmi untuk meminta kepada mereka agar berdoa kepada Allah agar segera dilakukan hisab. Namun tidak ada satupun nabi-nabi itu yang bersedia.

Hingga akhirnya mereka mendatangi Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Lalu beliau berdoa kepada Allah agar Allah segera melakukan hisab. Sehingga semua manusia mendapat manfaatnya.

Kemudian, diantara syafaat yang terjadi pada hari Kiamat adalah syafaat dalam bentuk menyelamatkan orang yang sudah di neraka untuk masuk surga. Para nabi, para malaikat, kaum mukminin, mereka semua bisa memberikan syafaat. Termasuk Allah Taala juga akan memberikan syafaat, dengan mengeluarkan banyak sekali penduduk neraka.

Dalam hadis dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bercerita,

Para nabi, para malaikat, dan orang-orang yang beriman, semua telah memberi syafaat. Lalu Allah berfirman, Sekarang tinggal syafaatku. Kemudian Allah menciduk isi neraka, dan Allah keluarkan banyak sekali manusia yang mereka telah gosong terbakar. Lalu mereka diletakkan di sungai di pintu surga, yang disebut sungai al-hayat. Hingga tubuh mereka tumbuh di tepian sungai, sebagaimana biji tumbuh di tumpukan tanah yang dibawa arus. (Bukhari 7439 & Muslim 472).

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu anhuma, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

Bahwa Allah mengeluarkan sekelompok kaum dari Neraka dengan syafaat. (HR. Muslim 191).

Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

Akan keluar sekelompok manusia dari Neraka setelah mereka dibakar dengan panasnya Neraka. Lalu mereka masuk Surga. Penduduk surga menyebut mereka dengan Jahannamiyun (mantan penghuni jahanam). (HR. Bukhari 6559).

Ketika para makhuk, baik orang mukmin, para nabi maupun malaikat, memberi syafaat, jumlah manusia yang berhasil dikeluarkan dari neraka, sifatnya terbatas. Sehingga masih tersisa orang mukmin di Neraka. Hingga Allah sendiri yang memberi syafaat kepada mereka. Allah selamatkan mereka dari Neraka.

Dia Dzat yang Maha Rahman, Rahim, Hakim, paling kasih sayang kepada para hamba-Nya. Tentu saja, Allah yang paling banyak menyelamatkan para hamba-Nya dari Neraka.Allahu alam. [konsultasisyariah]
#meninggal #wafat #syafaat
BERITA TERKAIT
Kematian Adalah Seni
Iman dan Perbuatan Hasilkan Cahaya di Alam Kubur
Detik-detik Ketika Manusia Akan Mati
Manfaat Zikir "Allahu Akbar"
Putus Tali Persaudaraan Rahmat Allah tak Turun
Mereka yang Mengaku sebagai Imam Mahdi
Manusia yang Merasa Berhak Dipuji Akan Hancur

ke atas