DUNIA

Kamis, 10 Agustus 2017 | 13:26 WIB

Pentagon Rancang Serangan ke Fasilitas Rudal Korut

Didi Prambadi
Pentagon Rancang Serangan ke Fasilitas Rudal Korut
(Foto: theaustralian)
INILAHCOM, Washington DC - Departemen Pertahanan AS, Pentagon telah menyusun rencana untuk melakukan serangan ke pusat-pusat misil dan instalasi rudal Korea Utara, bila Presiden Trump mengeluarkan perintah penyerangan.

NBC News mengabarkan Rabu (9/8/2017), dua senior pejabat militer AS menjelaskan, rencana serangan itu akan melibatkan pesawat pengebom B-1B yang diterbangkan dari Basis Militer AU di Guam. Dua pesawat pengebom jenis tersebut, telah melakukan latihan sebanyak 11 kali sejak akhir Mei lalu, dan latihan terakhir dilakukan Senin lalu.

Dalam latihan itu, pesawat pengebom non-nuklir tersebut dibantu oleh sejumlah satelit dan drone, dan dikawal sejumlah pesawat jet tempur, pesawat pengacak komunikasi, dan pesawat pengisi bahan bakar di udara. Enam buah pengebom B-1B 'Lancer' kini ditempatkan di Guam. Sebuah sumber militer AS menjelaskan, penggunaan B-1B telah digunakan di Afghanistan dan Iran sejak 16 tahun lalu. Malah kini dimodernisasi dan kapasitasnya digandakan, bunyi pernyataan resmi Angkatan Udara AS.


Sasarannya adalah 20-an basis militer tempat peluncuran rudal, tempat latihan dan fasilitas pendukung lain di Korut. Sumber NBC News mengungkapkan, mereka yakin telah mengidentifikasi sasaran secara akurat. Menurut sumber itu, dengan mengamati kegiatan, juga berbagai uji coba peluru kendali yang dilakukan Korut sejak Januari, Membantu kami untuk lebih akurat dan mengetahui jaringan fasilitas peluru kendali mereka, ujar sumber itu.

Sebuah pernyataan resmi Menteri Pertahanan AS James Mattis dikeluarkan Pentagon, Rabu (9/8/2017). Isinya, antara lain menyatakan kesiapan militer AS untuk melakukan serangan dan kemampuan bertahan dari serangan rudal Korut.

Sementara Departemen Pertahanan melakukan upaya penyelesaian ancaman global melalui diplomasi, perlu diingat bahwa serangan militer yang didukung Sekutu, dilakukan paling akurat di dunia. Latihan pertahanan dan kemampuan serangannya paling canggih di muka bumi, kata James Mattis. Tinggal menunggu perintah Presiden Trump dari Gedung Putih.
#korut #pentagon #militeras #as
BERITA TERKAIT
Hindari Perang, Korut Siap Komunikasi PBB
Korut Minta Komunikasi Antar-Militer dengan AS
Para Raja Hadiri Pemakaman Raja Rumania
Bos Hollywood Bertemu Bahas Pelecehan Seksual
400 Orang Boko Haram Ditangkap Tentara Nigeria
Paduan Suara Natal di India Ditangkap
(Prostes Keputusan Donald Trump) Tak Ada Natal di Kota Yesus Dibesarkan

ke atas