DUNIA

Kamis, 10 Agustus 2017 | 13:58 WIB

Anak Ayam Berjambul Emas di Depan Gedung Putih

Didi Prambadi
Anak Ayam Berjambul Emas di Depan Gedung Putih
(Foto: wtop)
INILAHCOM, Washington DC - Sebuah balon raksasa berbentuk anak ayam berjambul emas diletakkan di Taman Ellipse, menghadap ke Gedung Putih, Washington DC.

CBS News melaporkan Rabu (9/8/2017), balon raksasa setinggi 3 meter itu sengaja ditaruh di Taman Ellipse oleh sejumlah organisasi yang menggelar acara 'Gerakan Hari Bayar Pajak'. Tujuannya, agar Presiden Donald Trump terdorong untuk mengungkapkan pembayaran pajaknya, yang selama ini masih ditunda-tunda. Sejumlah kota, dari Washington DC, Chicago hingga San Francisco juga menggelar acara 'Marc Tax Day' itu selama 2017 ini.


Seperti diketahui, Presiden Trump dinilai tidak transparan mengungkapkan pembayaran pajaknya. Ada anggapan, bila Trump mengungkapkan pajaknya, maka bisa diperkirakan berapa pendapatan dan kekayaan orang nomor wahid di AS yang menurut pengakuannya memiliki kekayaan hingga US$4 miliar. Bahkan tersiar kabar, Donald Trump tidak bakal mengungkap pajaknya, karena tengah berupaya melakukan reformasi pajak bersama anggota kubu Republik di Parlemen AS.

Sayangnya, atraksi balon 'Anak Ayam Berjambul Emas' di depan Gedung Putih itu, tak disaksikan Presiden Trump. Sebab pemimpin AS itu tengah berlibur di rumah peristirahatannya di Bedminster, New Jersey, selama 17 hari. Tentu saja sambil main golf di lapangan klub golf miliknya.

Meski begitu, balon anak ayam itu laris diborong pembeli lewat laman Ebay. Sejumlah pengunjuk rasa di AS memesan balon anak ayam itu dengan harga US$500 dari produsernya di Taiyuan, China. Menurut Harian The New York Times, perusahaan itu dikenal sebagai produser balon anak ayam setinggi 9 meter untuk merayakan Tahun Ayam, beberapa hari sebelum Donald Trump dilantik menjadi Presiden AS ke-45.
#gedungputih #as #trump
BERITA TERKAIT
Pelecehan Seks, Trump Diminta Mundur
Pelecehan Seks Oleh Trump Ramai Lagi
Ratusan Ilmuwan AS Kecam Keputusan Presiden Trump
Trump Jr Dituding Beri Keterangan Palsu di Kongres
Jumlah Imigran Gelap Penerobos Perbatasan Menurun
Hari Ini Trump Umumkan Kebijakan Rusuh
Dunia Mengecam Presiden Trump

ke atas