PASAR MODAL

Jumat, 11 Agustus 2017 | 14:33 WIB

Masyarakat Melek Investasi, Daya Beli Turun

Monica Wareza
Masyarakat Melek Investasi, Daya Beli Turun
(Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta-Rendahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia disalah artikan sebagai rendahnya daya beli masyarakat, padahal BEI menilai masyarakat sudah mulai sadar berinvestasi.

Direktur Pengembangan Binsis Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan mengatakan masyarakat lebih memilih menggunakan uangnya untuk berinvestasi. "Dari kaca mata saya, kita di Bursa juga bisa melihat perilaku masyarakat yang tadinya konsumtif sekarang mulai mengalihkan dananya untuk diinvestasi," kata Nicky di Gedung BEI, Jumat (11/8/2017).


Hal ini terbukti dengan meningkatnya jumlah investor dan jumlah transaksi di BEI sebesar 20% selama beberapa bulan terakhir. "20% kalau saya bicara investor yang bertransaksi tahun lalu per bulan sekitar 78.000 investor tahun ini sudah lebih 90.000 investor per bulan yang bertransaksi," lanjutnya.

Sementara itu, menurut Nicky, sejauh ini penurunan daya beli tidak berpengaruh pada sektor riil yang masih mengalami pertumbuhan baik. Hal ini terbukti dengan laporan keuangan dari emiten-emiten yang menunjukkan perkembangan positif.
#investasi #yuknabungsaham
BERITA TERKAIT
Galeri Investasi Jadi Andalan BEI Edukasi Publik
Harga Emas Antam, Hari Ini Naik 1.009 Poin
Wall Street Harapkan Berkah Thanksgiving
(Analis Goldman Sachs:) Ekonomi 2018 akan Lanjutkan Pertumbuhan 2017
Thanksgiving Day Batasi Wall Street Pekan Depan
Inilah Sederet Kegiatan BEI Sepekan Terakhir
BEI Catatkan Total Obligasi Rp385,3 Triliun

ke atas