EKONOMI

Jumat, 11 Agustus 2017 | 19:45 WIB

Urusan Izin, Jokowi Sebut Kuno Jika Seminggu

M Fadil Djailani
Urusan Izin, Jokowi Sebut Kuno Jika Seminggu
Presiden Joko Widodo (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Untuk urusan izin dan aturan, Presiden Joko Widodo tak ingin lelet atau lama. Sejak menjabat, Jokowi hobi memangkas dan menyederhanakan aturan yang mempersulit.

"Saya kira sudah kuno kalau urusan izin sampai berhari-hari, minggu, sampai bulan. Itu kuno sudah bukan zamannya," kata Jokowi saat membuka Indonesia Properti Expo di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Sekarang, kata Jokowi, untuk mengurus izin pengembang properti tidak harus berhari-hari atau berminggu-minggu, dengan hitungan jam izin untuk membangun properti bisa dilakukan.


"Ini informasi, jadi di BKPM sekarang urusan izin itu hanya 3 jam diberikan 8 izin langsung jadi. Tiga jam langsung diberi 8 izin. Tadi saya dibisiki Pak Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono), daerah juga sudah melakukan hal yang sama, izin untuk perumahan hanya 6,5 jam. Ini perlu kita apresiasi hal seperti ini," kata Jokowi.

Kata Jokowi, semenjak menjabat sebagai Wali Kota Solo hingga berkantor di istana. dirinya kerap mendengar keluhan dari pengusaha properti, soal izin yang berbelit-belit hingga lamanya administrasi dari masing-masing daerah.

"Saya ingat selama jadi walikota dan Gubernur di DKI dan sekarang Presiden, saya sering berbicara dengan pengembang properti, perumahan baik skala kecil, sedang, atau besar, dari situ saya tahu bahwa ada tiga masalah besar yang dihadapi bapak ibu pengembang properti. Ini masalah konkrit yang saya dengar, apalagi yang sedang kembangkan perumahan subsidi," kata Jokowi. [ipe]
#perizinan #presidenjokowi #investasi
BERITA TERKAIT
3 Tahun Jokowi, Sri Mulyani Akui Soal Kemiskinan
Aher Tawarkan BIJB & Ciletuh ke Pengusaha Perancis
Jemput Berkah Ekonomi, JK Hadiri KTT D8 di Turki
Faisal: Biayai Infrastruktur Jangan Ugal-ugalan
Jadi Bos Baru BP Batam, Ini Gebrakan Awal Lukita
Jokowi Resmikan Operasional KEK Mandalika
Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Sebut Restu Jokowi

ke atas