EKONOMI

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 09:09 WIB

Ternyata, Jokowi Khawatirkan Angka Backlog

M Fadil Djailani
Ternyata, Jokowi Khawatirkan Angka Backlog
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: Inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Angka backlog yang menunjukkan kekurangan akan ketersediaan rumah, di Indonesia ternyata tetap tinggi. Saat ini, backlog mencapai 11,4 juta unit.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) cukup khawatir dengan besarnya angka backlog ini. "Terakhir 11,4 juta, kekurangan kita gede sekali, ini yang harus dikejar dengan kecepatan pembanguann perumahan yang lebih baik lagi," kata Jokowi saat membuka Indonesia Properti Expo 2017 di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Maka dari itu, kata Jokowi, pemerintah gencar mendorong pembangunan perumahan melalui program satu juta rumah. Tujuannya, ya tentu saja untuk menurunkan backlog. Ya, selama ini, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) paling sulit mendapatkan rumah.

Karpet merah pun diberikan pemerintah untuk para pengembang properti untuk terus melakukan pembangunan perumahan bagi masyarakat tentunya dengan aturan dari pemerintah. Baik perumahan subsidi maupun non subsidi.


Jokowi memerintahkan anak buahnya untuk bekerja lebih cepat dan tepat untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Karena, kata mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini, permintaan masyarakat akan perumahan, sangat tinggi.

"Supaya Dirut BTN tahu, Pak Menteri PU, di setiap saya ke kabupaten, provinsi, selalu saya tanyakan kapan di kabupaten kita, di provinsi kita ada perumahan seperti itu. Itu juga menunjukkan minat masyarakat terhadap rumah bersubsidi sangat besar dan memang backlog kita, kekurangan rumah kita masih sangat gede sekali," ujar Jokowi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2010, jumlah rumah yang dibutuhkan dan belum terbangun (backlog) mencapai 13,5 juta unit.

Sementara pada 2015, BPS mencatat, sebanyak 82,8% masyarakat sudah memiliki rumah sendiri. Sementara, sisanya 17,2% masih menyewa, tinggal bersama orangtua, dan bahkan belum memiliki rumah. [ipe]
#presidenjokowi #backlog #properti
BERITA TERKAIT
3 Tahun Jokowi, Sri Mulyani Akui Soal Kemiskinan
Faisal: Biayai Infrastruktur Jangan Ugal-ugalan
Jokowi Resmikan Operasional KEK Mandalika
Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Sebut Restu Jokowi
Jokowi Ingin Manfaat Dana Desa Untuk Ini
Benarkah Asumsi RAPBN 2018 Terlalu di Awang-awang?
Asa Infrastruktur Luhut di Penghujung Jokowi-JK

ke atas