NASIONAL

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 01:07 WIB

Doli Sebut Novanto Bakal Lolos dari e-KTP

Agus Irawan
Doli Sebut Novanto Bakal Lolos dari e-KTP
Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia menyebut jika Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto akan lolos dari kasus dugaan korupsi e-KTP.

Dia menduga nasib Novanto akan sama dengan kasus-kasus dugaan korupsi sebelumnya yang pernah menyeret nama Ketua DPR tersebut.



Doli mengaku kabar lolosnya Novanto dari kasus e-KTP sudah tersebat dikalangan elit politik khususnya di DPR. Bahkan kalangan anggota dewan di Senayan berani bertaruh dengan nasib Novanto tersebut.

Doli menyebutkan salah satu informasi yang diperolehnya untuk menguatkan dugaan Novanto akan lolos adalah ketika politisi Golkar yang juga Anggota Komisi III DPR, Adies Kadir mempertemukan Setya Novanto dengan Ketua Mahkamah Agung (MA) pada acara sidang terbuka disertasinya akhir Juli lalu.


"Kita semua pun terkejut saat itu, kenapa tiba-tiba Setyanovanto bisa bersandingan dengan Ketua Mahkamah Agung sebagai penguji disertasi. Padahal dari latar belakang disiplin ilmu dan strata akademik Setya Novanto tidak sesuai dengan disiplin ilmu yang diujikan," imbuhnya.

Dia menambahkan pertemuan itu patut diduga upaya pembicaraan dan pendekatan yang dilakukan oleh Setya Novanto kepada Ketua Mahkamah Agung.

"Mungkin karena salah satu peristiwa itulah kenapa Setyanovanto dan orang-orang yang mendukungnya yakin sekali bahwa yang bersangkutan akan lolos. Bayangkan betapa yakinnya mereka sampai ada yang berani taruhan," paparnya.

Atas informasi itu, GMPG telah melayangkan surat kepada Ketua Komisi Yudisial (KY) untuk dapat segera merespon dan ditindaklanjutinya.

"Kami juga akan segera mendatangi Ketua Mahkamah Agung untuk meminta klarifikasi atas informasi tersebut," pungkasnya.[jat]
#kpk #ektp #golkar #setyanovanto
BERITA TERKAIT
Isu Pelemahan KPK Jangan Digeneralisir Semua DPR
Kalau Mau Koreksi KPK, Cukup RDP, Bukan Pansus
Awalnya, Walikota Cilegon Minta Uang Rp2,5 Miliar
OTT Walikota Cilegon Jadi Modus Baru Praktik Suap
Pemberian JC Untuk Nazaruddin Salahi Aturan
Jadi Target OTT, Walikota Cilegon Pilih Menyerah
Suap Ke Walikota Cilegon Melibatkan Klub Sepakbola

ke atas