PASAR MODAL

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 04:24 WIB

OJK Keluarkan Izin Sekuritisasi Aset

Monica Wareza
OJK Keluarkan Izin Sekuritisasi Aset
(Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan pernyataan efektif untuk tiga lembaga yang akan melakukan sekuritisasi terhadap asetnya.


Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen mengatakan bahwa tiga instrumen ini diajukan untuk tiga aset yang dimiliki atau dikerjakan oleh lembaga BUMN.


"Pernyataan efektif ini diberikan untuk dua Kontrak Investasi Kolektof-Efek Beragun Aset (KIK-EBA) dan satu Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT)," kata Hoesen di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (11/8/2017).



KIK EBA yang pertama adalah milik PT PLN (Persero) dengan total nilai KIK EBA dengan terget dana sebesar Rp9,9 triliun dengan melakukakan sekuritisasi terhadap pendapatan dari anak usahanya PT Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Suralaya.


KIK-EBA kedua diterbitkan oleh PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dengan target senilai Rp2 triliun dengan sekuritisasi terhadap pendapatan Tol Jagorawi selama lima tahun.


Sementara itu, proyek Bandara Internasional Kertajati juga menghimpun dari dari RDPT senilai Rp900 miliar untuk menghimpun dana pembangunannya. "Hari ini sudah efektif," kata dia.


Hoesen mengharapkan tiga instrumen ini dapat diikuti dengan kehadiran instrumen serupa lainnya. OJK dalam hal ini berkomitmen untuk mendukung penuh keinginan para stakeholder untuk menghimpun dana dari pasar modal untuk berbagai proyek infrastruktur. [hid]
#sekuritisasiasetbumn #hoesen #kikeba #jsmr
BERITA TERKAIT
Anak Usaha Jasa Marga Terbitkan Obligasi Rp1,5 T
Jasa Marga Raih Pinjaman Sindikasi Rp7,76 T
Singapura Airlines Segera Miliki 39 Pesawat Boeing
Inilah Kecemasan Investor Jelang IPO Aramco
Wall Street Berpotensi di Area Positif
Optimisme Peringkat Utang Genjot Laju IHSG
Jerome Powell Turut Hijaukan Rupiah

ke atas