PASAR MODAL

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 03:29 WIB

OJK akan Tambah Instrumen Pasar Modal

Monica Wareza
OJK akan Tambah Instrumen Pasar Modal
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK), Wimboh Santoso (Foto: Infobank)


INILAHCOM, Jakarta - OJK menilai instrumen yang saat ini sudah ada pasar modal masih kurang banyak untuk menjadi pilihan bagi investor dalam berinvestasi.


Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK), Wimboh Santoso mengatakan bahwa jenis dari instrumen ini perlu dilakukan penambahan jumlahnya agar bisa menambah pilihan bagi investor.


"Gimana instrumen lebih banyak lagi sehingga pasar kita bisa likuid selain memberi pembiyaan medium dan long term infrastruktur," kata Wimboh di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (11/8/2017).



Menurut Wimboh, saat ini sumber pembiayaan infrastruktur masih dikuasai oleh perbankan. Namun menurut dia saat ini beberapa perusahaan yang tengah menangani infrastruktur tengah mempersiapkan diri untuk bisa melakukan pendanaan dari pasar modal.


"Ini para perusahaan-perusahaan yang tangani infrastruktur mungkin saat ini masih proses untuk bisa aligibel untuk keluarkan surat berharga atau mungin harus keluarkan right issue di pasar modal," lanjutnya.


Saat ini, kata Wimboh, OJK sedang dalam proses penyusunan target-target intermediary maupun medium dan long term untuk menempatkan peran pasar modal nantinya. [hid]
#ojk #yuknabungsaham
BERITA TERKAIT
Inilah Peran KPEI dalam Mengukur Risiko Bursa
Ini Target Pinnacle Invesment Kelola ETF Syariah
RHB Sekuritas Ajak Transaksi Saham Real Time
RHB Sekuritas Incar Transaksi Harian Rp600 M
Indikator IHSG Tunjukkan Bearish Jangka Pendek
Wall Street Berpotensi Naik Terbatas
RUPSLB BRI Hapus Jabatan Wakil Direktur Utama

ke atas