GAYA HIDUP

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 11:30 WIB

Mitos dan Fakta Makanan Penambah Berat Badan

Mia Umi Kartikawati
Mitos dan Fakta Makanan Penambah Berat Badan
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Ada beberapa mitos makanan yang perlu Anda berhenti percaya, karena beberapa dari mereka hanya dapat menyebabkan berat badan meningkat. Penasaran apa saja?

Mengutip dari boldsky, Sabtu (12/08/2017), dalam artikel ini, kami telah mendaftarkan beberapa mitos tentang makanan yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

1. Membuang kuning telur

Memilih hanya untuk putih telur adalah benar-benar mitos. Kuning telur mengandung asam lemak sehat dan mikronutrien seperti selenium meningkatkan kekebalan tubuh dan vitamin B. Kuning penuh diet kolesterol yang membantu berat badan.

Sekarang saatnya Anda mulai mengatakan ya untuk telur. Ini adalah salah satu mitos tentang makanan yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

2.Batasi protein


Jumlah protein yang berlebihan tidak benar-benar akan meningkatkan massa otot Anda, tetapi akan disimpan sebagai lemak. Tubuh Anda hanya dapat menangani 30 gram protein dalam satu pengaturan.

3. Hanya minum air putih

Air sangat baik untuk hidrasi. Tapi ini tidak berarti Anda harus mengatakan tidak untuk teh hijau. Teh hijau adalah minuman meningkatkan metabolisme dan itu juga membantu Anda mengurangi gula dan manis. Hal ini juga salah satu mitos makanan yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

4. Anda tidak makan malam

Pergi tidur saat lapar dapat menurunkan kadar gula darah Anda dan dapat menyebabkan malam Anda gelisah. Hal ini dapat menyebabkan Anda mengidam karbohidrat pada hari berikutnya.

Makan makanan ringan tepat sebelum tidur akan membuat gula darah stabil dan glukagon hormon pembakaran lemak kemudian dapat melakukan tugasnya. Ini adalah salah satu mitos makanan yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.(tka)
#mitos #fakta #makanan #penambah #berat #badan
BERITA TERKAIT
Menteri Asman Minta Kepri Genjot Kunjungan Wisman
Inilah Beragam Agenda Menarik Sail Sabang 2017
Bungasari Hadir Kembali di Pameran SIAL InterFOOD
Intip Trend Liburan Favorit Domestik 2018
Kang Anom, Gowes Bandung-Aceh Mempertebal Keimanan
Arief Yahya Tinjau Persiapan Sail Sabang 2017
Sail Sabang 2017, Jejak Peradaban Laut Bumi Melayu

ke atas