PASAR MODAL

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 19:08 WIB

Lima Quote Terkenal Warren Buffet

Monica Wareza
Lima Quote Terkenal Warren Buffet
Warren Buffet (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, New York - Selama bertahun-tahun, banyak yang telah mendapat saran dari investor ikonik dan miliarder Warren Buffett, termasuk kecenderungannya untuk mempromosikan gagasan bahwa sebagian besar investor harus menggunakan dana indeks.

Ketika seseorang menyebutkan promosi investasi murah dari Buffett, biasanya dorongan dari investor aktif segera melonjak jumlahnya.

Meskipun begitu, resiko juga harus diperhatikan, tidak hanya kembali, menurut Buffett. Inilah lima contoh di masa lalu dimana dia membuat kasus untuk mengurangi risiko dengan memiliki pasar saham melalui dana indeks.

Dikutip dari merketwatch.com, berikut quote menarik dari Warren Buffet.

1. Biaya tinggi menciptakan tingkat pengembalian yang rendah

"Ketika triliunan dolar dikelola oleh Wall Street yang mengenakan biaya tinggi, biasanya manajerlah yang menuai keuntungan besar, bukan klien. Investor besar dan kecil harus tetap menggunakan dana indeks dengan biaya rendah." (2016).

2. Tujuan investor amatir


"Abad ke-21 akan menyaksikan kenaikan lebih lanjut yang hampir pasti akan menjadi kenaikan substansial. Tujuan non-profesional seharusnya tidak memilih pemenang, baik dia maupun 'pembantu' dapat melakukan itu namun lebih suka memiliki cross section dari bisnis yang secara agregat terikat untuk melakukannya dengan baik. Sisa indeks S&P 500 dengan biaya rendah akan mencapai tujuan ini." (2013).

3. Bagaimana uang bodoh menjadi pintar

"Dengan berinvestasi secara berkala dalam dana indeks, misalnya, investor yang tidak tahu apa-apa sebenarnya dapat mengungguli sebagian besar profesional investasi. Paradoksnya, ketika uang 'bodoh' mengakui keterbatasannya, ia akan berhenti menjadi bodoh." (1993)

4. Seberapa pintar uang menjadi bisu

"Investor institusional yang besar dipandang sebagai sebuah kelompok yang berkinerja buruk terhadap investor dana indeks yang tidak canggih yang hanya bertahan selama beberapa dekade. Alasan utama adalah biaya. Banyak institusi membayar sejumlah besar kepada konsultan yang pada gilirannya justru merekomendasikan manajer dengan biaya tinggi. Itu permainan orang bodoh." (2014).

5. Ben Graham dalam pengindeksan

"Dana murah adalah investasi ekuitas yang paling masuk akal bagi sebagian besar investor. Mentor saya, Ben Graham, mengambil posisi ini bertahun-tahun yang lalu, dan semua yang telah saya lihat sejak meyakinkan saya tentang kebenarannya." (Kepada John Bogle, dalam The Little Book of Common Sense Investing)
BERITA TERKAIT
Inilah Pemicu Bursa China Jatuh
Bursa China Bebani Bursa Saham Eropa
Ekonomi Jerman Naik 0,8% di Kuartal III
Survei Schroder, Masyarakat Lebih Senang Saham
IHSG Mendarat 6,54 Poin di Zona Merah 6.063
Indo Komoditi Kantongi Laba Rp449 Miliar
Kartu Tani BNI Diuji Coba di Bali

ke atas