NASIONAL

Minggu, 13 Agustus 2017 | 03:00 WIB

Reshuffle Jilid III Karena Menteri Bikin Gaduh?

Fadhly Zikry
Reshuffle Jilid III Karena Menteri Bikin Gaduh?
Pengamat politik Hendri Satrio (Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Isu reshuffle Kabinet Kerja kembali mencuat. Presiden Jokowi disebut akan melakukan perombakan kabinet jelang hari kemerdekaan RI yang ke-72. Pengamat politik Hendri Satrio menilai, hal yang wajar jika Jokowi melakukan reshuffle kabinet jilid III, karena ada sejumlah isu yang mengganggu citra pemerintah.

"Sebetulnya ada beberapa Menteri yang nampaknya disoroti Jokowi lantaran membuat gaduh," kata Hendri kepada INILAHCOM, Sabtu (12/8/2017).




Salah satunya soal hutang pemerintah yang saat ini sudah mencapai Rp 3.706 Triliun. Kemudian isu impor garam, dimana pemerintah dinilai tidak mampu memenuhi kebutuhkan stok garam nasional.

"Isu beras, telegram, Perpu, garam, dana haji, infrastruktur, pemilihan rektor, FDS, Dana Pramuka," ujarnya.

Isu reshuffle jilid III sendiri sudah lama muncul, bahkan sebelum Pilgub DKI lalu Jokowi disebut akan melakukan reshuffle. Kini isu reshuffle kembali muncul, pihak Istana sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait kebenaran isu perombakan kabinet tersebut. [fad]
#Jokowi #ReshuffleJilidIII
BERITA TERKAIT
Efek Euforia Pertemuan Mantan Presiden
Reshuffle Dinilai untuk Muluskan Jokowi 2 Periode
Dinamika Partai Pendukung Pemerintah Tinggi
PDI-P Minta Menteri yang Kinerjanya Buruk Dicopot
Digesernya Rini Disebut untuk Kenyamanan Jokowi
Reshuffle, PDI-P: Jokowi Punya Pertimbangan Utama
PDI-P Dukung Langkah Jokowi Mereshuffle Menteri

ke atas