EKONOMI

Minggu, 13 Agustus 2017 | 07:41 WIB

BI Ungkap Penjualan Ritel Bulan Juni 2017 Turun

BI Ungkap Penjualan Ritel Bulan Juni 2017 Turun
(Foto: Inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyimpulkan pertumbuhan penjualan eceran di bulan Juni 2017 dibandingkan Juni 2016 terindikasi dari Indeks Penjualan Riil menjadi lebih rendah.

Survei Penjualan Eceran yang diumumkan BI menyatakan penjualan eceran Juni 2016 tumbuh 16,3% (yoy). Untuk pertumbuhan penjualan eceran yang terindikasi dari Indeks Penjualan Riil sepanjang Juni 2017 sebesar 6,3% (yoy) sebesar 232,4 poin dari Mei 2017 sebesar 4,3%.

"Peningkatan penjualan ritel pada Juni 2017 terjadi baik pada kelompok makanan yang tumbuh 10,5 persen (yoy) maupun nonmakanan yang naik 0,2 persen (yoy). Secara regional, kenaikan IPR tertinggi pada Juni 2017 terjadi di wilayah Banjarmasin," tulis BI pada pekan ini.


Secara bulanan, pertumbuhan penjualan riil pada Juni 2017 tercatat tumbuh 8,5% (mtm), atau lebih tinggi dibandingkan Mei 2017 yang mencapai 3,8% (mtm).

Survei ini dilakukan BI terhadap 700 pengecer setiap bulan di 10 kota besar di tanah air. Untuk Juli 2017, BI memerkirakan penjualan ritel menurun, terindikasi dari IPR Juli 2017 yang turun atau tumbuh negatif 3,0% (yoy), sejalan dengan normalnya konsumsi masyarakat pasca Idul Fitri. Penurunan penjualan terbesar diperkirakan terjadi pada kelompok non makanan.

Survei BI juga melihat tekanan kenaikan harga di tingkat pedagang eceran pada September 2017 akan menurun dibandingkan Agustus 2017. Pasalnya, Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) tiga bulan yang akan datang yakni menurun dari 138,3 dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 133,3 poin. [tar]
#penjualaneceran #dayabeli #inflasideflasi
BERITA TERKAIT
Menakar Peruntungan Ekonomi di Tahun Politik
Survei BI Indikasikan Ritel Menggeliat?
Darmin Meyakini Daya Beli Rontok Tak Akan Terjadi
Daya Beli Masih Lesu, Tapi Harga Kian Mahal
DJP Ingin Penyanderaan Sejumlah WP Nakal
Buka Investasi Timteng, Jokowi Ingin Keseimbangan
(3 Tahun Jokowi-JK) Leadership Jokowi di Mata Tom Lembong

ke atas