DUNIA

Kamis, 31 Agustus 2017 | 14:22 WIB

Pertama Kali Malaysia Bakar Kapal Nelayan Asing

Didi Prambadi
Pertama Kali Malaysia Bakar Kapal Nelayan Asing
(Foto: bangkokpost)
INILAHCOM, Kuala Lumpur - Untuk pertama kalinya badan maritim Malaysia membakar sebuah kapal asing yang melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Malaysia.

International Business Times mengabarkan, pembakaran itu berlangsung di Negara Bagian Kelantan, Rabu (30/8/2017).

Tindakan ini untuk membuktikan betapa serius kami menangani penangkapan ikan oleh kapal-kapal asing di perairan Malaysia, ujar Mohammad Taha Ibrahim, Deputi Direktur Jenderal Operasi Satuan Badan Maritim Malaysia, MMEA.

Tak dijelaskan, jenis kapal yang dibakar itu dan negara asalnya. Namun Taha Ibrahim bertekad untuk melanjutkan langkah tersebut, untuk menekan penangkapan ikan ilegal di Malaysia.


Metode itu cukup besar dampaknya bagi para nelayan asing yang beroperasi di wilayah perairan Malaysia, kata Mohamad Taha Ibrahim.

Jajaran kami akan melanjutkan patroli dan pengintaian untuk membasmi kriminalitas di kawasan laut Malaysia, sambungnya.

Taha Ibrahim tak menyebutkan ide pertama membakar kapal nelayan asing berasal dari Susi Pudjiastuti. Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia itu telah menenggelamkan ratusan kapal asing sejak menjabat tahun 2014 lalu.

Sekitar 200 kapal nelayan asing dari China, Vietnam, Malaysia dan Nigeria dibakar dan ditenggelamkan, sedangkan 20 kapal lainnya menunggu keputusan pengadilan Indonesia.

Bulan April lalu, pemerintah Indonesia menenggelamkan 81 kapal asing, setelah ketahuan menggaruk ikan di wilayah perairan Indonesia. Pada awal 2016, lebih dari 100 kapal China beroperasi di Negara Bagian Serawak, Malaysia.
#malaysia
BERITA TERKAIT
Malaysia Sita Puluhan Trenggiling Selundupan
Mnangagwa Resmi Jadi Presiden Baru Zimbabwe
Tidak Ada WNI Jadi Korban Serangan Masjid di Mesir
Masjid Mesir Diserang Saat Shalat Jumat, 235 Tewas
Putra Mahkota Saudi: Khamenei Adalah 'Hitler Baru'
Bekas Jenderal Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup
Ratusan Juta Warga AS Bakal Serbu Ritel dan Amazon

ke atas